Palembang Berdaya Sejahtera

Damkar Palembang 'Naik Daun', Ratu Dewa : Tak Hanya Padamkan Api, Urus Hewan hingga Lepas Cincin

Citra Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Palembang kini semakin melekat di hati masyarakat.

Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Arief Basuki
HALAL BI HALAL - Walikota Palembang Ratu Dewa saat memberikan penghargaan kepada petugas Damkar di sela-sela Halal bihalal di Pos Damkar Jl Basuki Rahmat Palembang, Kamis (10/4/2025). 

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Palembang, Kemas Haikal, menyampaikan bahwa pihaknya selalu siaga 24 jam, bahkan saat momen Idul Fitri lalu.

Ia juga berjanji akan memperjuangkan tunjangan tambahan kesejahteraan bagi para petugas di lapangan yang memiliki risiko pekerjaan yang tinggi.

"Kalau untuk penambahan tunjangan sedang kami usahakan, cuma kan mungkin ada beberapa aturan yang harus kamu pelajari dulu. Kedepan itu kami sudah mencoba menyusun namanya ektra puding tambahan kesejahteraan bagi pegawai terutama yang terpapar asap sekitar 700 orang. Soal besarannya belum tahu karena ada standar biayanya juga disitu, mudah-mudahan kalau misalnya tim anggaran menyetujui, insyallah ada tambahan terebut," jelas Haikal.

Lebih lanjut, Haikal mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya menambah jumlah personel Damkar mengingat kebutuhan ideal untuk Kota Palembang adalah sekitar 1.700 pegawai, sementara saat ini baru terpenuhi sekitar 1.000 pegawai yang terdiri dari ASN dan non-ASN.

Keterbatasan jumlah personel ini juga berdampak pada belum maksimalnya jangkauan pelayanan, di mana baru terdapat delapan pos Damkar dari idealnya 13 pos.

"Sekarang masih sangat jauh kurang, kita ini ada seribu pegawai terdiri dari ASN dan non ASN, sedang kebutuhan di Dinas Pemadam Kebakaran ini sebanyak lebih kurang 1.700 pegawai. Termasuk saat ini kita maksimalkan pos- pos yang ada, mengingat baru ada delapan pos meski yang layaknya itu sebenarnya ada sekitar 13 pos. Jadi ada lima pos titik lokasi yang masih blank Spot dan masih di cover oleh pos lain sehingga standar pelayanan yang harus diberikan itu masih ada beberapa tempat yang belum maksimal karena masih ada titik-titik yang belum tercover," pungkasnya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved