Rendang Willie Salim di Palembang
Ceramah di Palembang Ustad Abdul Somad Sentil Rendang Willie Salim Hilang: Itu Rendang Kebohongan
Acara tersebut dihadiri ribuan jamaah dari Majelis Asatidz Peduli Ummat Rosullah SAW (Maspuroh) dan menjadi ajang silaturahmi yang penuh berkah.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan ceramah penuh humor dan pesan moral dalam acara Tabligh Akbar yang digelar di Pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang pada, Minggu (23/3/2025).
Acara tersebut dihadiri ribuan jamaah dari Majelis Asatidz Peduli Ummat Rosullah SAW (Maspuroh) dan menjadi ajang silaturahmi yang penuh berkah.
Di tengah ceramahnya, UAS menyelipkan sindiran mengenai peristiwa hilangnya ratusan kilogram rendang Willie Salim yang sempat menjadi topik hangat di Palembang.
"Paling-paling hilang rendangnya," canda UAS yang disambut tawa oleh ribuan jamaah.
Ia mengatakan hal itu sebelum melaksanakan sholat Isya dan Tarawih berjamaah bersama jamaah Maspuroh yang dipimpin oleh Imam Ustadz H. Mukhlis Bakri SAg MM.
UAS lalu menjelaskan secara humoris mengenai cara memasak rendang dengan benar. Menurutnya, rendang yang dimasak dalam jumlah besar, seperti 100 hingga 200 kilogram, harus dimasak dengan api besar dan waktu yang cukup lama, minimal 4 jam.
"Jadi kalau apinya kecil dan rendangnya sebanyak itu ditinggalkan, itu namanya rendang kebohongan," ujarnya, yang membuat jamaah tertawa meskipun diguyur hujan deras sepanjang acara.
Selain humor, ceramah UAS juga dipenuhi dengan pesan-pesan mendalam tentang ajaran Islam. UAS mengingatkan bahwa Islam adalah agama yang membawa rahmat bagi seluruh alam (rahmatan lil'alamin).
Ia juga menekankan pentingnya salam dan doa bagi seluruh umat manusia, tanpa memandang perbedaan agama.
"Allah yang kita sembah itu, Ya Salam, Maha damai, Maha keselamatan," ujar UAS, yang mengajak jamaah untuk selalu mendoakan keselamatan dan kedamaian bagi umat manusia.
Lebih jauh, UAS memberikan nasehat mengenai doa untuk pasangan hidup. Ia menyarankan agar umat Islam berdoa untuk pemimpin yang adil dan amanah, bukan hanya untuk pasangan pribadi.
Menurutnya, pemimpin yang baik akan membawa kebaikan bagi seluruh rakyat. "Kalau rajanya baik, rakyatnya juga ikut baik. Kalau agama rajanya taat kepada Allah, rakyatnya juga ikut taat," jelasnya.
Ceramah ini tidak hanya memberi hiburan, tetapi juga membawa pesan moral yang menginspirasi ribuan jamaah yang hadir, baik remaja maupun orang tua.
Acara Tabligh Akbar di BKB Palembang ini berlangsung meriah, meskipun diguyur hujan, dan diakhiri dengan doa untuk keselamatan dan kebaikan bagi seluruh umat.
Gelar Perkara Kasus Rendang Willie Salim, Pelapor Berharap Penyidik Transparan |
![]() |
---|
Laporan Kasus Rendang Willie Salim di Palembang Masih Gantung, Pelapor Desak Polisi Bertindak Tegas |
![]() |
---|
Update Kasus Rendang Willie Salim, Polisi Sudah Periksa 15 Saksi Rendang Hilang di BKB Palembang |
![]() |
---|
Willie Salim Janji Lakukan Tepung Tawar, Ustaz Derry Sulaiman Minta Kasus Rendang Hilang Disudahi |
![]() |
---|
Rencana Willie Salim Minta Maaf ke Kesultanan Palembang Dikuak, Nekat Datang Meski Sudah Dikutuk |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.