Berita Pagar Alam

Breaking News: Jalur Utama Pagar Alam-Lahat Longsor, Jalan Tak Bisa Dilewati

Kondisi ini membuat kendaraan menumpuk dijalur tersebut untuk menunggu materil longsor dievakuasi tim dari Kota Pagar Alam.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Fadhila Rahma
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
LONGSOR - Tampak tanah longsor di kawasan jalan utama penghubung Kota Pagar Alam-Kabupaten Lahat tepatnya di kawasan Lematang Indah ditutupi material tanah longsor akibat salah satu titik tebing disisi jalan longsor, Minggu (23/3/2025). Akibatnya jalan tertutup dan kendaraan tidak bisa lewat dan terjadi penumpukan. 

SRIPOKU.COM, PAGAR ALAM - Tepat pukul 06.30 WIB sejumlah pengguna jalan dijalur utama penghubung Kota Pagar Alam dan Kabupaten Lahat tepatnya di kawasan Liku Lematang Indah tidak bisa melewati jalur tersebut karena ada tanah longsor.

Material tanah longsor tersebut menutupi badan jalan sehingga jalan lumpuh total dan tidak bisa dilewati. Kondisi ini membuat kendaraan menumpuk dijalur tersebut untuk menunggu materil longsor dievakuasi tim dari Kota Pagar Alam.

Pendra salah satu warga yang hendak bekerja ke arah Kabupaten Lahat mengatakan, saat ini kondisi jalur penghubung Kota Lahat dan Kebupaten Lahat tidak bisa dilalui karena tertutup longsor.

"Ada tanah longsor di Liku Lematang tepatnya didepan tugu Ikan Semah. Material longsor menutupi badan jalan, jadi saat ini jalan tidak bisa dilewati semua jenis kendaraan," ujarnya.

Dikatakan Pendra jika material longsor yang menutupi jalan selian tanah juga ada bebatuan besar dan pohon yang tumbang bersamaan tanah longsor tersebut.

"Kejadiannya sekitar pukul 06.30 WIB tadi jadi sampai saat ini sudah panjang kendaraan yang antre karena tidak bisa lewat," katanya.

Sementara itu Danang warga lainnya mengatakan, pihaknya terpaksa putar balik arah Pagar Alam untuk lewat jalur alternatif. Karena kondisi jalur utama tertutup material longsor.

"Putar balik pak, lewat jalur alternatif Kecamatan Gumay Ulu untuk bisa mudik. Karena jalur utama tertutup longsor. Tadi kami melihat langsung kejadian tanah longsornya kejadian sekitar pukul 06.30 WIB. Jadi kami langsung putar balik sebelum kendaraan menumpuk," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved