Rendang Willie Salim di Palembang

Influencer Palembang Tuntut Permintaan Maaf Willie Salim Jika Konten Rendang Terbukti Settingan

Konten memasak rendang 200 kilogram yang dibuat oleh Willie Salim menuai kecaman dari para influencer

Tayang:
Instagram
KEJADIAN ASLI DIBONGKAR - Tangkapan layar Instagram Willie Salim. Ada di Lokasi, Wanita Ini Kuak Cara Willie Salim Seting 200 Kg Rendang Raib 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Konten memasak rendang 200 kilogram yang dibuat oleh Willie Salim menuai kecaman dari para influencer Palembang. Mereka menuntut permintaan maaf jika terbukti bahwa hilangnya rendang tersebut hanyalah rekayasa semata.

Kecurigaan muncul setelah adanya dugaan bahwa insiden hilangnya rendang ratusan kilogram itu hanyalah settingan belaka. Para influencer Palembang mengungkapkan kekecewaan mereka di media sosial, merasa malu atas cibiran warganet yang mencitrakan warga Palembang sebagai tidak tertib, rakus, dan kampungan.

Suzannita, seorang influencer dan blogger Palembang, mengungkapkan bahwa citra Palembang sebagai kota wisata kuliner yang berkelas telah tercoreng akibat konten tersebut. "Sudah berapa hari ini nama Palembang menjadi bahan cibiran di media sosial, disebut tidak tertib, rakus, bahkan dibandingkan dengan kerumunan di Prindavan. Padahal, banyak pihak yang sudah bekerja keras mempromosikan Palembang sebagai kota wisata kuliner yang berkelas," ungkap Suzan.

Suzan menyoroti kejanggalan dalam konten tersebut, seperti waktu pemasakan rendang yang tidak masuk akal dan dugaan kesengajaan meninggalkan rendang tanpa pengawasan. Ia menegaskan bahwa Willie Salim harus bertanggung jawab dan meminta maaf jika konten tersebut terbukti settingan.

"Minimal, ia harus memberikan klarifikasi dan minta maaf. Karena tanpa konteks yang jelas, citra Palembang yang sudah dibangun susah payah hancur begitu saja hanya demi sebuah 'konten seru'. Jika settingan, maka Willie Salim telah ikut andil dalam merusak nama baik Palembang, dan seharusnya ada pertanggungjawaban," tegasnya.

Influencer Palembang lainnya, Juju Onyols, juga menyuarakan kekecewaannya dan mendesak Pemerintah Kota Palembang untuk turut menyelidiki kebenaran konten tersebut. Ia khawatir konten tersebut akan berdampak negatif bagi warga Palembang di perantauan.

"Yang jadi poin itu sih, Pemerintah jangan diam saja. Karena pak Wali Kota sempat minta maaf di postingan Instagram Willie Salim buat story. Saat ini kita belum dapat pernyataan dari pihak Willie apakah benar konten itu settingan atau tidak," kata Juju.

Juju juga menyoroti kejanggalan dalam insiden hilangnya rendang, dan mendesak Willie Salim untuk meminta maaf jika terbukti settingan.

Para influencer dan pemerhati budaya Palembang berencana mengumpulkan bukti-bukti yang menguatkan dugaan settingan tersebut dan menuntut Willie Salim untuk mengembalikan nama baik Kota Palembang.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved