Pelajar Berkelahi di Lubuklinggau

Video Viral Perkelahian Pelajar SMP di Lubuklinggau, Teman Malah Sibuk Merekam

Sebuah video viral perkelahian pelajar yang beredar di media sosial Facebook dan WhatsApp di Kota Lubuklinggau

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Yandi Triansyah
@infokriminallubuklinggau
BERKELAHI - Tangkapan layar dari akun Info Kriminal Linggau, Jumat (25/2/2025). Pelajar SMP di Kota Lubuklinggau terlibat perkelahian dan kini berakhir damai. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Sebuah video viral perkelahian pelajar yang beredar di media sosial Facebook dan WhatsApp di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, langsung diselidiki oleh pihak kepolisian.

Video tersebut memperlihatkan dua pelajar berkelahi yang hanya ditonton oleh teman-temannya. 

Dalam video yang direkam oleh warga tersebut, kedua pelajar adu jotos hingga salah satunya tersungkur ke tanah.

Video viral pelajar yang terlibat perkelahian tersebut diketahui merupakan pelajar SMP Negeri 9 Kota Lubuklinggau.

Kapolsek Lubuklinggau Selatan, AKP Nyoman Sutrisno, mengatakan bahwa hasil penyelidikan dan klarifikasi menunjukkan bahwa video viral pelajar yang berkelahi tersebut merupakan siswa SMP Negeri 9 Lubuklinggau.

"Peristiwa perkelahian antara dua orang pelajar tersebut terjadi pada hari Jumat tanggal 14 Februari 2025 pukul 12.20 WIB di Perumahan Bersama Permai RT. 04 Kelurahan Tanah Periuk," kata Nyoman kepada wartawan, Minggu (16/2/2025).

Berdasarkan keterangan Kepala Sekolah SMP Negeri 9 Lubuklinggau, Imron Willy, salah satu pelajar yang terlibat perkelahian memang merupakan siswa SMP Negeri 9 Lubuklinggau.

"Pelajar SMP Negeri 9 Lubuklinggau tersebut bernama Randa, murid kelas 3 atau kelas IX," ungkap Nyoman.

Sementara itu, salah satu pelajar lainnya bukan merupakan siswa SMP Negeri 9 Lubuklinggau. Diduga anak tersebut bernama Surya, siswa putus sekolah yang pernah bersekolah di SMP Negeri 9 Lubuklinggau.

"Peristiwa perkelahian tersebut terjadi pada pukul 12.20 WIB, di luar jam belajar sekolah," ujarnya.

Kronologi Perkelahian

Nyoman menjelaskan kronologi kejadian perkelahian antara keduanya. Saat Randa bersama temannya, M. Khairul, didatangi oleh Aldo dan Bima yang menanyakan siapa yang bernama Randa.

"Kemudian Randa saat itu menjawab bahwa yang namanya Randa adalah Aku, kemudian Aldo menyuruh Randa datang ke Masjid Alrizki di Perumahan Bersama Permai RT. 04 Kelurahan Tanah Periuk," ungkap Nyoman.

Setibanya di lokasi masjid, sudah ada Surya dan Putra yang menunggu. Surya kemudian berkata kepada Putra, "Tinju kepalanya," dan Putra menjawab, "Ia tidak ada masalah dengan Randa."

"Melihat hal tersebut, Randa tidak senang diadu domba oleh Surya dan Randa menantang Surya dengan kata, 'Mengapa tidak sama kamu saja?' dan terjadilah perkelahian kemarin," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved