Berita Palembang

Iming-Iming Kerja di BPS, Perempuan di Palembang Tipu 22 Orang Hingga Puluhan Juta Rupiah

Modus penipuan berkedok lowongan pekerjaan kembali memakan korban di Palembang.

|
Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Angga
Atirah Mirra Faza (23), telah melaporkan kasus penipuan ini ke Polrestabes Palembang pada Kamis (16/1/2025). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Modus penipuan berkedok lowongan pekerjaan kembali memakan korban di Palembang.

Kali ini, AHR, seorang perempuan, diduga telah menipu 22 pencari kerja dengan menjanjikan posisi sebagai admin di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang.

Modus yang digunakan adalah meminta sejumlah uang dengan dalih biaya pakaian admin BPS.

Salah satu korban, Atirah Mirra Faza (23), telah melaporkan kasus penipuan ini ke Polrestabes Palembang pada Kamis (16/1/2025).

Atirah menceritakan bagaimana ia terperdaya oleh tawaran pekerjaan tersebut.

"Saya ditawari jadi admin BPS kota Palembang, dikasih tahu syaratnya apa saja, dia bilang ada uang pakaian sebesar Rp 2.835.000," ungkap Atirah usai melapor.

Kepercayaan Atirah pada AHR, yang merupakan teman SMP dan SMA-nya, membuatnya langsung mentransfer uang yang diminta tanpa curiga.

"Aku kasihkan karena teman aku SMP sama se SMA," ujarnya.

Modus Ajak Teman dan Ulur Waktu

AHR tidak hanya menawari Atirah pekerjaan, tetapi juga memintanya untuk mengajak teman-temannya. Ia beralasan bahwa BPS sedang kekurangan tenaga kerja.

"Saya ditanya terus hingga akhirnya saya carikan, akhirnya dapat 6 orang yang ingin bergabung," kata Atirah.

Setelah uang ditransfer, AHR mulai mengulur-ulur waktu saat ditanya kapan mulai bekerja.

"Pas ditanya masih kurang orang terus, dengan alasan mitranya kurang," ungkap Atirah.

Untuk meyakinkan para korban, AHR juga sering menggunakan nama-nama orang yang diklaim bekerja di BPS.

Akibatnya, jumlah korban terus bertambah.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved