Pos Satpam di Perumahan KMS Dirusak
Puluhan Warga Perumahan KMS Datangi Polrestabes Palembang, Laporkan Pengrusakan Pos Satpam
Puluhan warga Perumahan Kota Modern Sriwijaya (KMS) yang resah akibat pengrusakan fasilitas umum
SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Puluhan warga Perumahan Kota Modern Sriwijaya (KMS) yang resah akibat pengrusakan fasilitas umum, yaitu pos sekuriti, mendatangi Polrestabes Palembang pada Selasa (17/12/2024) sekitar pukul 23.00 WIB.
Kedatangan mereka didampingi oleh kuasa hukum untuk melaporkan peristiwa tersebut yang telah mengancam jiwa dan kenyamanan warga di kompleks yang terletak di Jalan Kadir TKR, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Palembang.
Warga dan kuasa hukum mereka diterima oleh anggota piket Satreskrim Unit Pidkor SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) Polrestabes Palembang.
Pihak kuasa hukum, Jeri SH, yang didampingi rekannya Fadli SH, mengungkapkan bahwa mereka datang untuk melaporkan pengrusakan pos sekuriti milik perumahan KMS yang sempat viral beberapa waktu lalu.
"Ya, malam ini kami datang untuk melaporkan pengrusakan pos sekuriti milik perumahan KMS. Kami juga sudah berkoordinasi dengan piket reskrim dan SPKT," ujar Jeri SH. Ia menambahkan bahwa saat ini mereka sedang melengkapi berkas-berkas yang diperlukan untuk memproses laporan ini lebih lanjut.
Lebih lanjut, Jeri menjelaskan bahwa pihaknya sudah diberitahu oleh unit piket Reskrim untuk melengkapi dokumen terkait legalitas perusahaan sebagai alas hak dalam kasus ini.
Setelah dokumen tersebut diserahkan ke pemerintah kota, pihaknya akan melengkapi data yang diperlukan dan melanjutkan laporan pengrusakan tersebut.
Kuasa hukum juga berkoordinasi dengan penyidik unit Harda (harta dan benda) terkait sengketa antara kedua belah pihak yang tengah berlangsung.
Mereka sedang mengupayakan agar pemasangan plang yang menyatakan bahwa lokasi tersebut diawasi oleh Polda Sumsel dapat segera dilakukan.
Hal ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih kondusif di lingkungan tersebut, serta mencegah terjadinya kegiatan yang meresahkan warga sebelum ada kejelasan status hukum dari pihak kepolisian.
Peristiwa pengrusakan tersebut terjadi pada Senin (16/12/2024) siang, di mana sebuah alat berat terlihat digunakan untuk merobohkan pos sekuriti. Beberapa warga KMS yang berada di lokasi sempat merekam video yang memperlihatkan detik-detik pos sekuriti dihancurkan, dengan beberapa sorotan kamera tertuju pada seorang perempuan yang diduga mengerahkan alat berat tersebut.
Sementara itu, salah satu warga KMS, Armando, mengungkapkan rasa khawatirnya atas kejadian ini dan berharap agar tidak ada lagi aktivitas yang meresahkan di lingkungan mereka.
"Saya sudah tinggal di sini selama 4 tahun, dan dulu juga ada masalah yang serupa. Mudah-mudahan ke depan semua masalah ini bisa selesai dan tidak ada lagi gangguan," harap Armando.
Sejak adanya laporan pada 2021 lalu, kasus ini masih bergulir di Polda Sumsel dan hingga saat ini belum ada keputusan yang jelas. Warga berharap agar masalah ini segera diselesaikan agar mereka bisa kembali beraktivitas dengan tenang.
Pada Selasa siang, Lurah Karanganyar, Teguh, bersama Bhabinkamtibmas Bripka H Rivaldi, Babinsa Serda Amsori, serta sejumlah personel Polsek Gandus, mengunjungi kompleks KMS untuk berkomunikasi dengan warga dan mendengarkan keluhan mereka terkait insiden tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Puluhan-warga-Perumahan-Kota-Modern-Sriwijaya-KMS-yang-resah.jpg)