Pos Satpam di Perumahan KMS Dirusak

Viral Perusakan Pos Satpam di Perumahan KMS Gandus Pakai Alat Berat

Viral di media sosial perusakan pos satpam Perumahan Kota Modern Sriwijaya di Jalan Lettu Karim Kadir TKR Kelurahan Karang Anyar Gandus Palembang.

|
Editor: tarso romli
sripoku.com/rachmat kurniawan putra
Tangkapan layar dari video perusakan pos satpam di Perumahan Kota Modern Sriwijaya Jalan Lettu Karim Kadir TKR Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, Senin (16/12/2024). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Viral di media sosial perusakan fasilitas umum berupa pos satpam Perumahan Kota Modern Sriwijaya yang berlokasi di Jalan Karim Kadir TKR, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Gandus, Palembang.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (16/12/2024) siang. 

Dari video beredar terlihat sebuah alat berat dikerahkan untuk merobohkan pos satpam. Diiringi warga sekitar yang tidak sepakat dan hanya bisa pasrah melihat alat berat merusak pos satpam tersebut.

Perekam video yang sedang merekam detik-detik pos satpam dirusak, sesekali menyorot perempuan yang diduga mengerahkan alat berat itu.

Ketika dikonfirmasi, ketua Perumahan Kota Modern Sriwijaya, Ardiansyah dan wakil Armando mengatakan pengerusakan itu dilakukan secara sebelah pihak saja.

"Pengerusakan ini atas sebelah pihak bukan resmi dari developer," ujar Ardiansyah.

Menurutnya, perusakan itu terjadi diduga adanya perselisihan antara pemilik saham perumahan tersebut, sehingga pos sekuriti yang berada di atas tanah sengketa hendak dirobohkan.

"Mungkin terjadi perselisihan, kami tidak terlalu paham dengan internalnya. Jadi salah satu pihak yang berselisih ini merasa berhak untuk menghancurkannya, padahal pos sekuriti merupakan bagian dari fasum untuk warga yang ada di kesepakatan kerja antara kedua belah pihak," jelasnya.

Karena warga Perumahan sudah merasa resah dan terganggu, pihaknya kompak akan melaporkan pengrusakan tersebut ke polisi.

"Atas kejadian ini kami akan mempertimbangkan untuk melaporkan permasalahan ini ke pihak yang berwajib. Karena telah membuat keresahan dan mengganggu ketentraman warga," katanya.

Terpisah, Kapolsek Gandus AKP Firmansyah mengatakan, untuk meredam potensi keributan pihaknya telah menurunkan anggota ke lokasi.

"Itu sudah ada anggota yang menghimbau biar tidak jadi keributan," ujar Firmansyah.

Setelah menerima adanya informasi peristiwa itu, Polsek mengarahkan warga yang hendak membuat laporan ke Polrestabes Palembang atau Polda Sumsel.

"Sebab Polsek tak bisa menangani perkara tanah," tandasnya.

 

Baca berita lainnya di Sripoku.com dengan mengklik Google News.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved