Perampokan Trafo PLN

Kronologis Enam Perampok Bersenpi Sandera Warga dan Rampok Trafo PLN di Prabumulih

Enam kawanan rampok menggunakan sebo penutup wajah menyandera dua warga menggunakan senjata api dan mencuri trafo PLN di Talang Jimar Prabumulih.

|
Penulis: Edison Bastari | Editor: tarso romli
sripoku.com/edison bastari
Korban Erwin Saputra (pakai switer) ketika diwawancarai wartawan di lokasi kejadian pencurian trafo di Pal 10 Talang Jimar kota Prabumulih, Rabu (11/12/2024). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Enam kawanan rampok yang menggunakan sebo penutup wajah menyandera dua warga menggunakan senjata api dan mengambil trafo PLN di kawasan Pal 10 Talang Jimar Kecamatan Prabumulih Selatan Kota Prabumulih, Selasa (10/12/2024) pukul 23.30 WIB.

Dua warga yang disandera dengan ditodong menggunakan senjata api selama kawanan perampok melakukan aksi perampokan yakni Erwin Saputra dan Riski.

Keduanya penjaga kebun merupakan warga Kelurahan Karang Raja kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Adapun kronologi kejadian pencurian trafo PLN itu menurut dua korban yakni keduanya sedang santai di pondok tiba-tiba didatangi oleh para pelaku menggunakan mobil Inova dan satu unit motor.

"Kejadian pukul 23.30, saat itu ada mobil Inova datang lalu ada empat orang turun dan kemudian ada dua orang naik motor. Dua orang itu langsung mendatangi kami ke pondok menodong kepala kami dengan pistol," ungkap Erwin Saputra yang merupakan korban ketika diwawancarai wartawan di lokasi kejadian, Rabu (11/12/2024).

Saat menodong menggunakan senjata api, dua pelaku menyebut jika mereka akan mengambil hak mereka yakni trafo di tiang listrik dan meminta dua korban untuk tidak melapor serta meminta tak melakukan perlawanan.

"Dua pelaku pakai pistol itu menodongkan pistol ke kami, sedangkan empat pelaku lain mencuri trafo di tiang listrik," kata Erwin.

Erwin yang merupakan warga Kelurahan Karang Raja kota Prabumulih tersebut menjelaskan saat melakukan aksi dua pelaku naik ke atas tiang listrik untuk menurunkan trafo dan dua lainnya menunggu di bawah.

"Jadi enam orang itu, dua menodong kami pakai pistol, dua naik ke atas tiang listrik dan dua lagi nunggu di bawah. Setelah trafo jatuh ke pinggir jalan, kemudian diangkat ke bagian atas di kebun kami lalu mereka buka," lanjutnya.

Saat kejadian itu kata Erwin, dirinya dan temannya Riski hanya bisa menyaksikan dari jauh dengan di samping kiri kanan ditodong dua pelaku.

Para pelaku mengambil isi trafo lalu meninggalkan lokasi dengan santai menuju arah desa Rambang Senuling Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) kota Prabumulih.

"Setelah mereka selesai ambil trafo kemudian meninggalkan kami, saya dan Riski disuruh masuk ke pondok. Lalu para pelaku itu pergi mengarah ke Rambang Senuling," ungkapnya.

Disinggung apa yang dilakukan setelah para pelaku kabur, Erwin mengaku dirinya kemudian memberitahu petugas PLN. 

"Karena sebelumnya pernah mau mencuri tapi ketahuan kami sehingga tidak terjadi, selain itu belum lama ini trafo di Pal 9 hilang dicuri sehingga ada orang PLN meminta kita agar dilihat-lihat biar tidak dicuri makanya kita ada kontak untuk melapor," tambahnya.

Baca berita terkait perampok bersenpi mencuri trafo PLN ini di Sripoku.com dengan mengklik Google News.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved