Pilgub Sumsel 2024
Evaluasi Debat Pertama Pilgub Sumsel, Ketua KPU Cari Tempat Refresentatif Jelang Debat Kedua
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Andika Pranata Jaya memastikan
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Andika Pranata Jaya memastikan, akan melakukan evaluasi terkait debat perdana, jelang debat kedua pada 10 November nanti.
Hal ini diungkapkan Andika terkait, debat antar pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Selatan (Sumsel) di Ball Room Novotel Palembang, Senin (28/10/2024) lalu.
“Itu semua akan kami evaluasi, karena begini kan yang akan mendengarkan ini bukan yang ada dalam ruangan ini tapi di seluruh wilayah Sumatera Selatan," kata Andika, Kamis (31/10/2024)
Menurut Andika, dalam forum debat itu pihaknya ingin semua informasi yang ada bisa tersiar secara langsung oleh masyarakat Sumatera Selatan
"Makanya kita pingin pelaksanaan debat ini bisa berjalan dengan tertib,” paparnya.
Selain itu semua orang menurutnya, bisa mendengar dan menyimak apa yang disampaikan pasangan cagub dan Cawagub Sumsel.
“ Mudah-mudahan debat kedua tanggal 10 November nanti, kami akan mencari tempat yang lebih refresentatif dan penyampaian gagasan, visi dan misi calon Wakil Gubernur bisa nikmati masyarakat di rumah,” tandasnya.
Mengenai euforia para pendukung Cagub dan Cawagub selama pelaksanaan debat, menurut Andika adalah hal yang lumrah.
“ Tinggal, bagaimana kita bisa mengatur pola dan ritmenya dalam pelaksanaan debat kedua dan ketiga,” tukasnya.
Pada debat Pertama Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) 2024, di Hotel Novotel Palembang, Senin (28/10/2024) menampilkan tiga pasangan calon yang ada.
Ketiga pasangan yang bertarung itu, yaitu Herman Deru- Cik Ujang (HDCU) yang diusung partai NasDem, Demokrat, PKS, Perindo, PBB dan PSI.
Kemudian pasangan Eddy Santana Putra- Riezky Aprilia (ERA) yang diusung PDIP.
Terakhir ada pasangan Mawardi Yahya- RA Anita Noeringhati (MATAHATI) yang diusung Gerindra, Golkar, PKB, PAN, PPP, Hanura, PKN, Gelora dan lainnya.
Dalam debat pertama ini, mengambil tema 'Meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Memajukan daerah dan Membangun bangsa'.
Calon Gubernur Sumsel nomor urut 1 Herman Deru menyampaikan, visi misi dalam debat pertama pemilihan gubernur dan wakil Gubernur Sumatera Selatan. Ada tujuh misi yang disampaikan Paslon nomor urut 1 ini.
"Visi kami Sumsel maju terus untuk semua yang akan dijabarkan dalam tujuh misi. Kami menyiapkan semuanya agar masyarakat Sumsel mendengar visi misi kami," ujar Gubernur Sumsel periode 2018-2023 tersebut.
Ia menjabarkan, ketujuh misi itu terkait dengan bidang perekonomian, infrastruktur, kesehatan pendidikan, lapangan pekerjaan dan sebagainya.
"Pertama maju pendidikan dan kesehatan, kedua maju ekonominya, ketiga maju atas perubahan iklim, keempat maju infrastruktur yang terintegrasi, kelima maju dalam kesempatan kerja, keenam maju tata kelola pemerintahannya dna ketujuh maju kehidupan beragama, seni serta kebudayaan," jelas Herman Deru.
Dalam debat pertama itu, Herman Deru mengajak Paslon lain untuk membedah semua program yang dimilikinya bersama dengan kandidat lain. Termasuk dengan panelis yang akan memberi pertanyaan kepada setiap Paslon.
"Dalam kesempatan ini semua visi misi akan dibedah bersama dengan kandidat yang lain beserta panelis yang bertanya," katanya.
Dia mengimbau para pendukungnya untuk santun dan tetap disiplin mengikuti debat. "Saya minta pendukung tetap santun dan riang gembira," tukasnya.
Sedangkan calon nomor urut 2, Eddy Santana Putra (ESP) mengaku secara tulus ingin membawa perubahan kedepan untuk Sumatera Selatan dan akan berbagi permasalahan yang harus diselesaikan.
Eddy Santana Putra-Rizky Aprilia (E-RA) memiliki tagline Sumsel Cerdas, Maju dan Terdepan atau Cerah.
ERA akan memfokuskan peningkatan kualitias pendidikan dengan wajib belajar 12 tahun. Lalu selanjutnya sehat, dimana keduanya akan menghadirkan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat kurang mampu di 17 kabupaten dan kota.
Sementara Sejahtera berorientasi pada peningkatan kesejahteraan dengan memastikan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk sandang dan pangan, terpenuhi.
Selain tiga hal itu, pasangan ERA menekankan pentingnya mengembangkan ekonomi masyarakat lewat gerakan ekonomi lokal mendukung UMKM serta peningkatan lapangan kerja.
Pasangan selanjutnya Mawardi Yahya-RA Anita Noeringhati (Matahati) mengusung visi Sumsel Bangkit Bersama Menuju Masyarakat Sejahtera.
Keduanya menitikberatkan pada program pemberdayaan masyarakat dengan mengaktifkan kembali program Berobat Gratis.
Pasangan ini juga menawarkan program Pendidikan Gratis yang berkualitas, serta membangun ekosistem industri berbasis agro dan tambang yang ramah lingkungan.
Tidak hanya itu, mereka ingin menjadikan Sumsel sebagai lumbung pangan dan energi nasional melalui pengelolaan sumber daya alam yang bijak. Di bidang olahraga dan budaya, mereka berharap Sumsel kembali menjadi tuan rumah kegiatan nasional dan internasional, sembari melestarikan peninggalan sejarah Kerajaan Sriwijaya.
Jelang Pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel, HDCU Tunggu Undangan dari Istana |
![]() |
---|
DPRD Sumsel Sahkan HDCU Sebagai Cagub dan Wagub Terpilih Periode 2025-2030 |
![]() |
---|
Usai Ditetapkan Gubernur Sumsel Terpilih, HDCU Bentuk Tim Transisi Sinkronkan Program Pemprov Sumsel |
![]() |
---|
KPU Serahkan Hasil Pilgub Sumsel ke DPRD, Pelantikan HDCU Tunggu Pusat |
![]() |
---|
Ditetapkan Jadi Gubernur dan Wagub Sumsel Terpilih, HD : Kemenangan Masyarakat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.