Berita Banyuasin

Aksi Heroik Rafi dan Temannya Berhasil Selamatkan 2 Anak Pemilik Rumah Kebakaran di Banyuasin

Dua anak pemilik rumah yang sempat terkurung di dalam rumah, berhasil diselamatkan warga setelah pintu rumah di dobrak, Kamis (5/9/2024).

Penulis: Ardiansyah | Editor: adi kurniawan
Handout
Reni ketika menggendong anaknya yang berhasil diselamatkan warga saat kebakaran terjadi di komplek Mega Asri Blok 1 4 nomor 24 RT 029 RW 013 Kelurahan Sukajadi Timur, Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, Kamis (5/9/2024). 

SRIPOKU. COM, BANYUASIN - Dua anak pemilik rumah yang sempat terkurung di dalam rumah, berhasil diselamatkan warga setelah pintu rumah di dobrak, Kamis (5/9/2024).

Rafi bersama satu temannya spontan mendobrak pintu depan rumah, ketika mengetahui rumah Sutawi Joyo warga Komplek Mega Asri Blok 1 4 nomor 24 RT 029 RW 013 Kelurahan Sukajadi Timur, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

"Spontan dobrak pintu depan, karena tahu ada anak kecil. Api sudah cukup besar, tapi karena ada anak kecil dalam rumah jadi spontan saja biar anak itu selamat," kata Rafi ketika ditemui. 

Berhasil keluar dari dalam rumah, warga kembali berteriak bila masih ada satu anak lagi yang berada di dalam rumah. 

Mendengar hal tersebut, Rafi bersama temannya kembali masuk ke dalam rumah untuk menyelamatkan satu lagi anak pemilik rumah. 

"Anaknya dua kembar, warga teriak karena baru satu anak masih ada di dalam," ujarnya.

Kronologi kebakaran di Banyuasin

Rumah milik Sutawi Joyo warga komplek Mega Asri Blok 1 4 nomor 24 RT 029 RW 013 Kelurahan Sukajadi Timur Kecamatan Talang Kelapa Banyuasin, hangus terbakar, Kamis (5/9/2024) pagi.

Warga sekitar yang mengetahui adanya asap tebal dari rumah Sutawi, berteriak mengabarkan bila ada kebakaran di rumah Sutawi. 

Menggunakan alat seadanya, warga berupaya untuk memadamkan api agar tidak menjalar ke rumah yang lain.

Terlebih, kejadian tersebut berada di komplek perumahan dan rentan api menjalar. 

Sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba, warga terus berupaya secara gotong royong untuk memadamkan api.

Tak lama berselang, mobil pemadam kebakaran tiba. Hingga akhirnya api dapat dipadamkan dan tidak menjalar ke rumah yang lain. 

"Tadi warga panik melihat asap hitam mengepul ada yang teriak-teriak kebakaran, sehingga warga keluar semua dari rumah, untung cepat ketahuan," kata Ram.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved