Pilgub Sumsel 2024
Deretan Parpol yang Balik Arah Dukung Pasangan Matahati di Pilgub Sumsel
Sejumlah partai pengusung pasangan Heri Amalindo- Popo Ali (HAPAL) kini beralih memberikan dukungan kepada Mawardi Yahya- RA Anita Noeringhati
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sejumlah partai pengusung pasangan Heri Amalindo- Popo Ali (HAPAL) kini beralih memberikan dukungan kepada Mawardi Yahya- RA Anita Noeringhati (Matahati) di Pilgub Sumsel.
Partai- partai itu diantaranya Partai Amanat Nasional (PAN) yang meraih 6 kursi di DPRD Sumsel, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki 7 kursi, Hanura (1 kursi) dan Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) 1 kursi, sehingga total ada 15 kursi.
Selain itu, Matahati juga diusung partai Golkar (12 kursi), Gerindra (11 kursi) dan PPP (2 kursi). Sehingga pasangan Matahati mengantongi dukungan 40 kursi dari 75 kursi di DPRD Sumsel.
DPW PKB Sumsel sendiri membenarkan jika PKB ikut mengusung pasangan Matahati di Pilkada Sumsel 2024, dengan sudah keluarnya SK dukungan resmi yang ditandatangani Ketua Umum (Ketum) PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid pada 24 Agustus lalu.
Dengan Model B1 persetujuan parpol KWK, SK nomor :36278/8/DPP/01/VIII/2024, tentang persetujuan pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Sumsel
"Iya, PKB mengusung pasangan Matahati di Pilgub Sumsel. SK sudah diserahkan Desk Pilkada DPP PKB kemarin, " kata Sekretaris DPW PKB Sumsel Nasrul Halim, Selasa (27/8/2024).
Dijelaskan Alung sapaan akrab Nasrul Halim, putusan DPP itu sudah berdasarkan kajian dan pertimbangan, dengan melihat peluang menang pasangan Matahati di Pilkada Sumsel.
"Pastinya DPP melihat pasangan ini yang ideal memimpin Sumsel kedepan, dan adanya putusan itu maka seluruh kader dan pengurus PKB wajib memenangkan pasangan Matahati di Pilkada nanti, " tandasnya.
Hal senada diungkapkan Ketua DPD Partai Hanura Sumsel Ahmad Al Azhar jika partainya akhirnya menjatuhkan pilihan mengusung Matahati di Pilgub Sumsel.
"Sesuai keputusan DPP, Hanura ikut mengusung Matahati di Pilkada Sumsel, " terangnya.
Sebelumnya juga, PAN telah mengalihkan dukungan di Pilkada Sumsel, dari pasangan HAPAL ke Matahati. Hal ini dilakukan karena pasangan HAPAL tidak melanjutkan kontestasi di Pilkada Sumsel.
Sedangkan pasangan lainnya Herman Deru- Cik Ujang (HDCU) mendapat persetujuan dari partai NasDem (10 kursi), Demokrat (8), PKS (1) dan Perindo (1) sehingga total ada 26 kursi.
Pasangan terakhir ada Eddy Santana Putra (ESP)- Riezky Aprilia yang kabarnya diusung partai PDIP yang memiliki 9 kursi di DPRD Sumsel.
| Jelang Pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur Sumsel, HDCU Tunggu Undangan dari Istana |
|
|---|
| DPRD Sumsel Sahkan HDCU Sebagai Cagub dan Wagub Terpilih Periode 2025-2030 |
|
|---|
| Usai Ditetapkan Gubernur Sumsel Terpilih, HDCU Bentuk Tim Transisi Sinkronkan Program Pemprov Sumsel |
|
|---|
| KPU Serahkan Hasil Pilgub Sumsel ke DPRD, Pelantikan HDCU Tunggu Pusat |
|
|---|
| Ditetapkan Jadi Gubernur dan Wagub Sumsel Terpilih, HD : Kemenangan Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/PAN-dukung-Matahati.jpg)