Kunci Jawaban

Soal dan Kunci Jawaban Tes Akhir Paket Modul 3 Guru Penggerak Type 1, Referensi Persiapan CGP

Simak kunci jawaban soal Tes Akhir Paket Modul 3 Type 1 Calon Guru Penggerak Kurikulum Merdeka yang dapat dikerjakan oleh Guru Penggerak.

|
Penulis: Siti Umnah | Editor: Siti Umnah
Pixabay.com
Simak kunci jawaban soal Tes Akhir Paket Modul 3 Type 1 Calon Guru Penggerak Kurikulum Merdeka yang dapat dikerjakan oleh Guru Penggerak. 

SRIPOKU.COM - Berikut ini disajikan soal Tes Akhir Paket Modul 3 Type 1 Calon Guru Penggerak Kurikulum Merdeka versi PMM beserta kunci jawaban.

Soal Tes Akhir Paket Modul 3 Type 1 beserta kunci jawaban Kurikulum Merdeka ini ditujukan bagi Calon Guru Penggerak di seluruh Indonesia.

Untuk itu simak soal dan kunci jawaban soal Tes Akhir Paket Modul 3 Type 1 Calon Guru Penggerak Kurikulum Merdeka yang dapat diakses melalui laman resmi guru.kemdikbud.go.id berikut ini.

Baca juga: Alternatif Soal & Jawaban Tes Akhir Paket Modul 2 Guru Penggerak Tahun 2024, Referensi Persiapan CGP

Baca juga: Soal Dilengkapi Jawaban Tes Akhir Paket Modul 2 Guru Penggerak Tahun 2024, Referensi Persiapan CGP

Baca juga: Pilihan Kunci Jawaban Tes Akhir Paket Modul 2 Materi Praktek Pembelajaran yang Berpihak pada Murid

1. Seorang kepala sekolah akan mengadakan acara perpisahan pada akhir tahun ajaran. Namun, berdasarkan rencana anggaran yang direncakan, ternyata dana yang dibutuhkan cukup besar dan tidak sesuai dengan anggaran sekolah yang tersedia. Kepala sekolah melakukan diskusi dengan beberapa guru untuk tetap melakukan acara perpisahan dengan menggunakan apa yang ada dan yang bisa dilakukan oleh sekolah agar acara perpisahan tetap terlaksana.

Gambaran tindakan yang dilakukan oleh kepala sekolah tersebut mendeskripsikan karakter komunitas yang sehat dan resilien dalam Pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yaitu ...

A. Mempraktikkan dialog berkelanjutan dan partisipasi anggota masyarakat, yaitu perilaku yang menghargai keraaman dan mendorong dialog penduduk yang aktif, partisipasi dan kepemilikan masyarakat atas masa depan.

B. Menghasilkan kepemimpinan, yaitu perilaku yang terus-menerus memperluas dan memperbaharui kapasitas kepemimpinan masyarakat.

C. Membangun koneksi dan kolaborasi, yaitu perilaku yang mendorong perencanaan dan tindakan kolaboratif, jaringan dan hubungan yang kuat antara penduduk, organisasi, bisnis, dan komunitas

D. Merangkul perubahan dan bertanggung jawab, yaitu perilaku yang memperkuat kemampuan masyarakat untuk mengatasi perubahan dan pulih dari krisis.

E. Membentuk masa depannya, yaitu perilaku yang memungkinkan visi komunitas bersama tentang masa depan, sebagaimana tercermin dalam tujuan praktis komunitas, rencana aksi, dan peringkat prioritas.

Jawaban : C. Membangun koneksi dan kolaborasi, yaitu perilaku yang mendorong perencanaan dan tindakan kolaboratif, jaringan dan hubungan yang kuat antara penduduk, organisasi, bisnis, dan komunitas

2. Dalam rapat pengurus Komite Sekolah di SMA Kebun Raya disepakati untuk mengadakan karyawisata ke Bali. Pembiayaan sudah dipandang memadai dan dapat dijangkau oleh orang tua. Selama enam bulan ini, siswa juga telah menabung untuk mengurangi beban orangtua membayar biaya karyawisata itu. Pihak sekolah telah membentuk kepanitian untuk mengurusi pelaksanaan kegiatan karyawisata dan bekerja sama dengan biro perjalanan wisata yang akan mengelola perjalanan ke Bali. Banyak biaya telah dikeluarkan oleh panitia, antara lain untuk membayar uang muka kepada biro perjalanan, uang muka akomodasi dan juga konsumsi. Tiba-tiba, dua minggu menjelang karyawisata siswa kelas XI ke Bali dilaksanakan, sekelompok orang tua mendatangi kepala sekolah untuk memprotes kegiatan karyawisata tersebut. Mereka beranggapan karyawisata sebagai kegiatan yang tidak berguna, menghamburkan uang dan hanya menjadi arena rekreasi bagi guru-guru dengan membebani siswa dengan biaya tinggi. Mereka keberatan dengan biaya yang harus dibayarkan, karena mreka dari keluarga ekonomi lemah. Mereka mengancam melaporkan kepada Bupati dan media massa apabila kegiatan karyawisata itu tetap dilaksanakan. 

Berdasarkan kasus di atas, paradigma dilema etika yang terjadi pada SMA Kebun Raya adalah ...

A. Paradigma jangka pendek lawan jangka panjang

B. Paradigma kebenaran lawan kesetiaan

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved