Karhutla di Sumsel

2 Helikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla di Lempuing Jaya OKI

Dua helikopter water bombing dikerahkan untuk padamkan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Lempuing Jaya

Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Yandi Triansyah
(dokumentasi Mangala Agni)
Mangala Agni memadamkan api di Kecamatan Lempuing Jaya, OKI, Selasa (13/8/2024) (dokumentasi Mangala Agni) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dua helikopter water bombing dikerahkan untuk padamkan kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (13/8/2024). 

Selain itu satu unit ekscavator juga diturunkan untuk membantu mengeruk kanal supaya menambah volume air dan  melakukan penyekatan, supaya api tidak meluas. 

Kepala BPPIKHL Wilayah Sumatera Ferdian Kristanto, mengatakan, kendala pemadaman karena arah angin sering berubah-ubah. 

Sehingga pemadam harus menyesuaikan untuk faktor keamanan. Sedangkan untuk bahan bakaran melimpah, namun karena adanya semak dan pohon-pohon karet sehingga cepat termakan api. 

"Tim pemadam masih berupaya mematikan kepala apinya," kata Ferdian.

Sementara itu, selama periode Januari-Juli 2024 Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sumatera mencatat 750,83 hektare lahan terbakar di Sumatera Selatan (Sumsel) pada periode Januari hingga Juli 2024.

"Pada periode Januari hingga Juli 2024, luasan lahan yang terbakar di Sumsel seluas 750,83 hektare dengan rincian  lahan gambut  308,56 hektare dan lahan mineral 442,26 hektare," kata Kepala BPPIKHL Wilayah Sumatera Ferdian Kristanto.

Ia menjelaskan jenis lahan gambut yang terbakar tersebar di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) seluas 192,52 hektare, Ogan Komering Ilir (OKI) 106,36 hektare, dan Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) 9,68 hektare.

Sedangkan, untuk jenis lahan mineral yang terbakar tersebar di Kabupaten Muba 62,88 hektare, OKI 17,89 hektare, Musi Rawas Utara 91,81 hektare, PALI 59,20 hektare, Banyuasin 48 hektare, Ogan Ilir 46,52 hektare.

Lalu, Kabupaten Muara Enim 36,10 hektare, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur 32,99 hektare, OKU 21,84 hektare, Musi Rawas 16,64 hektare, Kota Prabumulih 7,81 hektare, dan Kota Palembang 0,60 hektare 

"Luasan lahan terbakar tersebut menurun apabila dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023 seluas 1.178,49 hektare," jelasnya.

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved