Berita Palembang

20 Tahun Belum Direnovasi, Lanal Palembang Bedah TPA di Sei Lais dalam Program TMMD

Pangkalan TNI Angkatan Laut (LANAL) Palembang pertama kali melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Rachmad Kurniawan Putra
Pangkalan TNI Angkatan Laut (LANAL) Palembang pertama kali melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD). TMMD pertama ini dilakukan selama satu bulan dengan sasaran membedah bangunan Taman Pendidikan Anak (TPA) dan pembangunan Jalan Mayor Zen belakang Masjid Jami' Sei Lais, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni Palembang, Rabu (26/6/2024).  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pangkalan TNI Angkatan Laut (LANAL) Palembang pertama kali melaksanakan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).

TMMD pertama ini dilakukan selama satu bulan dengan sasaran membedah bangunan Taman Pendidikan Anak (TPA) dan pembangunan Jalan Mayor Zen belakang Masjid Jami' Sei Lais, Kelurahan Sei Lais, Kecamatan Kalidoni Palembang, Rabu (26/6/2024). 

TMMD dibuka Paban IV Komsosmar Spotmaral Kolonel Laut (P) Indra Joko Rerangin bersama Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan yang diikuti matra TNI AD, AU serta kepolisian.

Danlanal Palembang Kolonel Laut (P) Sandy Kurniawan mengatakan TMMD yang dilaksanakan Lanal Palembang ini merupakan yang pertama kali dijajaran TNI AL. 

Kelurahan Sei Lais dipilih karena merupakan bagian dari wilayah kerja TNI AL Palembang.

"Lokasi TMMD kami pilih di Kelurahan Sei Lais yang merupakan wilayah pesisir sungai Musi yang sangat berhubungan dengan kegiatan Lanal Palembang," kata Sandy Kurniawan saat pembukaan TMMD.

Kegiatan TMMD yang akan berlangsung selama satu bulan, prajurit yang terlibat akan melaksanakan renovasi TPA Irmaja yang kondisinya sudah tidak layak digunakan oleh siswa untuk belajar serta pembangunan jalan setapak sehingga memudahkan masyarakat sekitar untuk beraktifitas. 

Lanal Palembang menganggarkan Rp 500 juta selama kegiatan TMMD yang digunakan untuk perbaikan TPA, pembangunan jalan dan lainnya.

"Karena kita merasa TMMD ini sejalan dengan program dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat pembinaan anak usia dini, program anti stunting, ketahanan pangan dan lainnya," katanya.

Selain sasaran fisik, Sandy menyebut dalam TMMD ini ada juga sasaran non fisik berupa komunikasi sosial yang dilakukan Staf Postmar kepada masyarakat diantaranya penyuluhan, sosialisasi berbagai kegiatan seperti pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, kesehatan dan pertanian. 

"Dalam kegiatan TMMD ini juga kami berkolaborasi dan bersinergi dengan stakeholder lain seperti pemerintah kota Palembang, BUMN dan BUMD yang ikut berpartisipasi untuk menyukseskan TMMD yang pertama kali dilakukan jajaran TNI AL," katanya.

Sementara itu, Paban IV Komsosmar Spotmaral Kolonel Laut (P) Indra Joko Rerangin menambahkan untuk kegiatan non fisik dalam kegiatan TMMD Lanal Palembang, prajurit yang terlibat melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat setempat.

"Kami juga melakukan pembinaan, pemberdayaan masyarakat baik ekonomi, sosial, budaya dan agama," katanya.

Di tempat yang sama Kepala Unit TPA Irmaja, Herlina mengatakan, bangunan yang terbuat dari kayu tersebut sudah berdiri selama dua puluh tahun dan belum pernah direnovasi sama sekali.

"Kami terharu, akhirnya bisa diperbaiki. Kondisi TPA ini sudah 20 tahunan belum pernah direnovasi sama sekali. Hanya pernah ganti atap seng dari bantuan Dinas Provinsi," ujar Herlina.

Ia mengaku selama proses belajar mengajar merasa terganggu ketika cuaca hujan deras. Ada sekitar 105 anak yang mengikuti belajar mengajar di TPA tersebut. 

"Air sampai masuk kalau tertiup angin karena tidak ada penutup jendela. Jadi anak-anak kalau hujan disuruh menepi agar tidak kebasahan," katanya.
 

 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved