Muhammadiyah Tarik Dana dari BSI
Muhammadiyah Sumsel Ikut Tarik Dana dari BSI Dialihkan ke Bank Lain, Alasannya Karena Hal Ini
PMW Sumatera Selatan (Sumsel), Ridwan Hayatuddin mengatakan, menghormati kebijakan PP sehingga juga ikut melaksanakan kebijakan yang ditetapkan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan, keputusan pengalihan dana simpanan dan pembiayaan dari Bank Syariah Indonesia (BSI) dilakukan untuk meminimalkan persaingan yang mungkin terjadi di antara bank-bank syariah lain.
Keputusan ini juga dikuti oleh Pimpinan Muhammadiyah Wilayah (PMW) Sumatera Selatan (Sumsel).
PMW Sumatera Selatan (Sumsel), Ridwan Hayatuddin mengatakan, menghormati kebijakan PP sehingga juga ikut melaksanakan kebijakan yang ditetapkan pimpinan.
Untuk alasan penarikan dana sendiri secara pasti yang paling tahu alasannya Pimpinan Pusat namun setidaknya dugaannya adalah karena adanya aspirasi Pimpinan Pusat yang tidak bisa diakomodir oleh BSI.
Aspirasi itu bisa saja berupa aspek, idealisme, materialisme, in materialisme atau aspek syari lainnya.
"Bisa seluruh ditarik simpanan di BSI dan kita menghormati PP sehingga akan dijalankan kebijakan itu," ujar Ridwan, Kamis (6/6/2024).
Ditanya dana yang ada akan dialihkan ke bank syariah mana, Ridwan menyebut sebagian disimpan di Bank Sumsel Babel (BSB) Syariah karena BSB adalah bank milik masyarakat Sumsel.
Ridwan memuji BSB Syariah dalam berbagai kesempatan karena BSB Syariah punya produk syariah dan sekaligus banknya masyarakat Sumsel sehingga sudah berteman lama menjadi mitra.
PMW Sumsel juga sudah lama menyimpan dana di BSB Syariah beserta dengan jajaran Muhammadiyah lainnya.
Ia mengatakan, selama ini sudah menjadi mitra BSB Syariah seperti Universitas Muhammadiyah, unit kesehatan dan pendidikan lainnya juga banyak yang telah menempatkan dana di BSB Syariah.
"BSB Syariah ini adalah teman tradisional namun karena kita berteman, jadi karena ada beberapa produk yang belum ada di BSB Syariah sehingga sebagian dana lainnya juga kita tempat di bank syariah lainnya," tambah Ridwan.
BSI Bungkam
Bank Syariah Indonesia (BSI) Palembang hingga kini masih bungkam saat dikonfirmasi terkait kebijakan Pimpinan Pusat Muhamadiyah yang menarik simpanannya di bank tersebut.
Kebijakan PP Muhamadiyah itu juga diikuti oleh Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Sumsel yang juga ikut menarik dananya dari BSI Palembang.
Dana itu kemudian dialokasikan ke sejumlah bank syariah lainnya salah satunya Bank Sumsel Babel (BSB) Syariah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Muhammadiyah-idul-adha-28-juni.jpg)