Curhat Pasien Operasi Mata di OKI

Viral Pasien Operasi Mata Kecewa Dokter di OKI tak Kunjung Datang, dr Ismi Bantah Telantarkan Pasien

Menurutnya sebelum kejadian, pasien telah dianjurkan perawat menunggu di kamar 1 dan 3 yang telah disiapkan dan bukannya ditelantarkan.

Tayang:
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Odi Aria
Kolase
Video Viral Pasien Operasi Mata Kecewa Dokter RSUD Kayuagung Tak Kunjung Datang. 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG -- Direktur RSUD Kayuagung, Asri Wijayanti melalui Dokter Spesialis Mata, dr. Ismi Wildani angkat bicara pasca beredar luas dan menjadi viral video yang berdurasi sekitar 2 menit memperlihatkan keluhan keluarga pasien operasi mata yang kecewa setelah menunggu lama.

"Memang pasien sudah dijadwalkan operasi di hari Sabtu dan harus kontrol satu hari berikutnya yaitu di hari Minggu.

Berhubung poli rawat jalan tutup di hari Minggu, maka pasien kami dialihkan ke bangsal tindakan kontrol," katanya, Selasa (21/5/2024).

Menurutnya sebelum kejadian, pasien telah dianjurkan perawat menunggu di kamar 1 dan 3 yang telah disiapkan dan bukannya ditelantarkan.


"Akan tetapi keluarga pasien ini dengan sengaja mengambil kasur dan mengajak beberapa pasien duduk di lantai langsung membuat video kejadian.


Sedangkan kasur di bangsal diperuntukkan untuk pasien rawat inap, sehingga salah jika kasur diletakkan di lantai karena ortunya pasien rawat jalan," jelasnya.


Masih kata dia, sewaktu dokter spesialis mata datang untuk melakukan tindakan  dan menjelaskan. Namun pasien sudah tidak berada di tempat.


Dijelaskan pemeriksaan pasien untuk mengetahui ada tidaknya komplikasi paska operasi, perdarahan dan lainnya. 


"Dokter spesialis mata tetap hadir di hari minggu yang merupakan hari libur dan semua pasien telah dilayani," terang dia.


Meskipun hari libur, dr Ismi memastikan tetap masuk bekerja dan menegaskan bahwa tidak ada penelantaran pasien.


Bahkan, pada hari Minggu (19/5/2024)  saat video viral tersebut direkam, dr Ismi  masih masuk kerja demi periksa pasien yang telah menjalani operasi katarak pada hari sebelumnya.


"Tidak benar, tidak ada yang menelantarkan pasien, bahkan di hari Minggu waktunya saya libur, saya rela masuk seperti biasa, dan semua itu demi pasien yang dioperasi katarak one day care hari Sabtu,"


"Sehingga saya suruh kontrol untuk cek hasil," paparnya, semua pasien yang terekam dalam video telah diperiksa.


Ismi membenarkan pasiennya tersebut dijadwalkan untuk datang pada hari Minggu pukul 09.00 WIB untuk kontrol.


Namun, saat tiba di RSUD Kayuagung, keluarga pasien tersulut emosi. Padahal, hanya terlambat beberapa menit.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved