Pilkada Pagaralam 2024

Tiga Pasang Balon Wako Diprediksi Maju Pilkada Pagaralam, Hepy Safriani Optimis

Balon Walikota Pagaralam Hj Hepy Safriani SKM MKes optimis memenangkan Pilkada Kota Pagaralam 2024 yang diprediksi bakal diikuti tiga pasang calon

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Abdul Hafiz
Handout
Tiga Balon Walikota Pagaralam: mantan Wako Pagaralam Alpian Maskoni, S.H, Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes Pj Sekda Kabupaten Empatlawang, Pengasuh Ponpes El Gontori kota Pagaralam Ustadz Muhaimin 

SRIPOKU.COM - Balon Walikota Pagaralam Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes optimis memenangkan Pilkada Kota Pagaralam 2024 yang diprediksi bakal diikuti tiga pasang calon.

"Diperkirakan maksimal 4 pasang, mungkin 3 pasang. Sangat optimis tim kita Insya Allah dengan perkembangan ini," ungkap Sekretaris DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sumsel Dr H Joncik Muhammad SSi SH MM MH, Senin (20/5/2024).

Mantan Bupati Empatlawang ini berkeyakinan Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes Pj Sekda Kabupaten Empatlawang bisa memenangkan kontestasi ini karena diyakini mempunyai basis massa yang jelas.

Sebetulnya kata mantan Ketua Komisi II DPRD Sumsel ini, bagi tim Bacawako Hepy Safriani ini tidak ada masalah mau terbagi 4 pasang juga tidak masalah karena segmennya jelas.

"Mau head to head juga tidak masalah karena mereka yang ingin mencari perubahan dipastikan ke kita. Kalaupun 4 pasang itu akan terbagi.

Memang punya segmen tersendiri," papar JM yang juga Ketua MW KAHMI (Majelis Wilayah Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam) Sumsel.

Ketua Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) ini menyebut telah memperhitungkan peluang kemenangan.

"Incumbent Alpian Maskoni, calon independen Ustadz Muhaimin (Pengasuh Ponpes El Gontori Kota Pagaralam) punya basis sendiri, begitu juga dengan Bunda. Tapi dari perhitungan basis kita jauhlebi besar," kata JM.

Joncik mengaku saat ini masih intens melakukan penjajakan dengan partai politik yang bakal mengusung dan selanjutnya

bakal menentukan siapa nanti yang akan menjadi Balon Wawako pendamping Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes.

"Insya Allah pasangan Bunda akan kita tentukan, sebentar lagi clear, dan lagi penjajakan partai-partai yang akan mengusung kita," ujarnya.

Menurut Joncik, Bunda Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes mendaftar hampir di seluruh partai yang ada di Kota Pagaralam.

"Progresnya sangat bagus. Karena partai-partai ingin pasangan yang memiliki kans menang. Insya Alllah Bunda ini jadi pemenang," katanya.

Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes Bakal Calon Walikota Pagaralam bersama suaminya, mantan Bupati Empatlawang DR H Joncik Muhammad SSi SH MM MH.
Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes Bakal Calon Walikota Pagaralam bersama suaminya, mantan Bupati Empatlawang DR H Joncik Muhammad SSi SH MM MH. (Handout)

Baca juga: Lima Parpol Tunggu Finalisasi Gabung Dukung Ir Hj Lucianty Maju Pilkada Musi Banyuasin

Siap Lepas Jabatan dan PNS 

Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes Pj Sekda Kabupaten Empatlawang menyatakan siap melepas jabatan hingga statusnya sebagai PNS sebagai konsekuensi untuk maju Pilwako Pagaralam 27 November 2024 mendatang.

Istri mantan Bupati Empatlawang Dr H Joncik Muhammad SSi SH MM MH ini juga tentunya bakal melepas jabatannya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empatlawang.

"Bunda (Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes) serius maju Pilwako Pagaralam. Tidak pernah keluarga kita coba-coba atau main-main, tes ombak.

Kalau maju itu ada niat serius. Soal keberlangsungan Kota Pagaralam, masak kita main-main, coba-coba di situ," ungkap Joncik Muhammad.

Joncik mengatakan Hepy Safriani harus pensiun nantinya jika maju Pilwako Pagaralam 2024. Meswkipun sebetulnya masih sembilan tahun lagi pensiun.

"Itu bentuk keseriusan meninggalkan sesuatu. Kalau ingin zona aman ya sudah 9 tahun lagi eselon 2. Tapi hidup ini penuh tantangan," kata JM. 

Ketua PW KAHMI Sumsel ini mengatakan prinsip keluarganya kalau bisa bermanfaat sebanyak-banyaknya untuk manusia lain. Agamapun mengajarkan, sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Dakwah kekuasaan itu jauh lebih mudah daripada dakwah pribadi. Dengen merebut kekuasaan itu jauh lebih mudah. Itu motivasi awal.

Yang kedua, karena Bunda asli Pagaralam. Masih rumah nenek di Pagaralam. Bunda asli Pagaralam, lahir di Pagaralam, sempat

bersekolah di Pagaralam. Empatlawang dengan Pagaralam itu sangat dekat sehingga Bunda itu sering mondar-mandir Empatlawang-Pagaralam.

Kemudian sanak keluarga, sahabat teman masih sangat banyak di Pagaralam. Nah ini yang mendorong mereka meminta ke Joncik berkali-kali agar mengizinkan Bunda dicalonkan.

"Saya bilang belum, belum. Awalnya dulu Bunda itu diminta Wawako Pagaralam Almarhum M Fadli SE (Ketua DPD Nasdem Empatlawang) untuk bersama-sama mendampinginya maju Pilwako Pagaralam," terang JM.

Mantan Ketua Komisi II DPRD Sumsel keluarganya sering berkumpul dengan keluarga di Pagaralam, lantaran sesama alumni Yogyakarta dengan Almarhum Fadli yang merupakan Ketua Paguyuban Alumni Yogyakarta (AYO).

"Saya sampaikan, tergantung ayuk kau. Belum dijawab Bunda sampai Almarhum meninggal. Karena kebetulan Almarhum itu alumni Yogya. Saya alumni Yogya juga, sering acara, sering kumpul di Pagaralam itu," bebernya.  

Tapi Allah berkehendak lain, Almarhum Fadli meninggal. Di dalam perjalanan kawan-kawan tetap meminta Bunda maju Walikota Pagaralam.

Joncik mengaku pada saat lebaran tadi setelah didesak kembali diminta untuk maju, Bunda mengatakan dirinya tergantung kalau suami mengizinkan. Kalau tidak diizinkan, tidak mungkin.

"Diskusi panjang dengan anak. Dan juga dengan Ibu mertua. Sepanjang Ibu mengizinkan, Bunda maju. Kalau Ibu berkeberatan, pasti saya larang," ujarnya.

Wujud keseriusan Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes maju Pilwako Pagaralam dengan mengambil formulir pendaftaran di beberapa partai yang sudah buka pendaftaran pencalonan.

"Saya bilang ambil, termasuk di PKB maka diundang di Jakarta. Selain PKB juga sudah daftar di Nasdem. PAN sudah pasti. Golkar buka kita daftar juga," katanya.

Ini pulalah membuat Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes mendapat undangan dari DPC PKB Pagaralam untuk mengikuti acara

Taaruf Gus Muhaimin bersama Bakal Calon Walikota/Bupati Zona se-Sumatera di Hotel Mercure Jakarta Batavia, Rabu (1/5/2024) malam.

Joncik mengaku telah berhitung, ketika ditanya modal apa yang dijadikan Bunda Hepy Safriani untuk siap berkompetisi termasuk bakal menghadapi petahana.  

"Kalau kita maju itu harus ada perhitungan. Kita pegang survei, selalu terukur. Bukan nekat. Insya Allah dengan perhitungan itu,

Bunda akan maju. Sudah ada beberapa yang ingin jadi wakilnya Bunda. Ada dari Partai Demokrat, Golkar," katanya.

JM menyebut dari pengalamannya, kalau petahana yang punya prestasi susah kita untuk menghadapinya. Tapi kalau yang biasa-biasa saja atau tidak ada kemajuan, itu maka ukurannya selalu survei.

"Kalau bakal menghadapi petahana yang punya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan petahana di atas 80 persen, pasti saya larang. Karena tidak mungkin untuk membentur tembok. Tapi kalau petahana 50 persen ke bawah, itu go head," pungkasnya.

BIODATA

Nama: Hj. Hepy Safriani, SKM., M.Kes.

TTL: Pagaralam, 26 Maret 1972

Pangkat/ Golongan: Pembina Utama Muda/ IV.c

Jabatan: Pj Sekda Kabupaten Empatlawang, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empatlawang

Suami: Dr.H. Joncik Muhammad, S.Si.,S.H.,MM.,MH

Anak: 

1. Nabila Azzahra Putri

2. Nadila Azzahra Putri

3. Alisa Fidelia Putri

4. Alika Fdelia Putri

 

Riwayat Pendidikan:

1, TK Aisyiah 1 Palembang

2. SD Muhammadiyah X Palembang

3. SMP Negeri 14 Palembang

4. SPK Dep-Kes Palembang

5. PPB Jauh Lahat

6. AKBID Kelas Khusus RSMH Palembang

7. STIKES ABDI NUSA

8. Universitas KADER BANGSA

 

Riwayat Jabatan:

1. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Empatlawang

2. Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Empatlawang

3. Kepala Bidang DALDUK PP KB

4. Kasubbag Administrasi dan Tamu Pimpinan Bagian Protokol Setda Kabupaten Empatlawang

5. Staf BAPELKES Palembang

6. Bidan Puskesmas Perumnas Lahat

7. Bidan Desa Sleman Ulu Kecamatan Muara Pinang

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved