Kebakaran di Sungai Musi

ABK Jukung Meledak di Sungai Musi Ditemukan Tewas Mengapung 300 M dari TKP, Tubuh Penuh Luka Bakar

Korban Endut (27) warga jalur 13 Kabupaten Banyuasin, sempat hilang karena kapal jukungnya meledak yang terjadi Senin malam lalu.

|
Editor: Odi Aria
Handout
Evakuasi korban atas nama Endut, yang sempat hilang karena kapal jukung meledak 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - ABK terakhir yang menjadi korban kapal jukung yang meledak ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terapung di perairan Sungai Musi.


Korban Endut (27) warga jalur 13 Kabupaten Banyuasin, sempat hilang karena kapal jukungnya meledak yang terjadi Senin malam lalu.


Kondisi korban saat ditemukan oleh tim SAR Gabungan terdapat seperti luka bakar pada beberapa bagian tubuh terutama tangannya.


Kepala Kantor Basarnas Palembang Raymond Konstantin membenarkan informasi penemuan korban ABK Kapal Ms Bintang Kejora itu. 


"Benar , siang ini korban atas nama Endut sudah kita temukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Raymond, Rabu (3/4/2024).


Sekitar pukul 10:30 WIB korban ditemukan mengapung dalam keadaan meninggal dunia tak jauh dari lokasi awal kejadian atau sekitar 300 meter, selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa kerumah sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan proses lebih lanjut. 


"Jenazahnya sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara ," katanya.


Diberitakan sebelumnya kejadian berawal pada Senin malam (1/4) kapal jukung bintang kejora dengan jumlah POB 4 orang bermuatan minyak jenis pertalite dan solar mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBB apung 3-4 ulu Palembang namun setelah mengisi BBM kapal jukung tersebut tetap bersandar di SPBB Apung hingga malam hari. 


Tiba-tiba sekitar pukul 21:15 WIB kapal jukung tersebut meledak dan terbakar yang mengakibatkan 2 orang ABK yakni Dedi (32) dan Krisno (22)mengalami kritis, 1 orang atas nama Askolani (60) meninggal dunia dan 1 orang hilang yakni Endut. 

Identitas Korban

Diberitakan sebelumnya, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono angkat bicara penyebab kebakaran jukung di Sungai Musi, Senin (1/4/2024) malam.

 

Usai melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara), diketahui jukung terbakar milik Dedi Setiawan (32).


Harryo mengatakan, untuk peristiwa tersebut berawal dari kapal jukung milik Dedi Setiawan (32), sedang mengisi minyak solar dan pertalite di SPBB 27-255 03 milik Hafis di perairan sungai Musi tepatnya di kawasan SU I Palembang.

Pada saat kejadian, Dedi mengisi BBM bersama tiga orang lainnya yakni Askolani (60), serang, Krisna (22) abk dan Endut (25) Abk, sekitar pukul 17.00-18.00.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved