Berita Ogan Ilir
Air Mulai Surut, Proses Belajar Mengajar di SMKN 1 Pemulutan Berangsur Normal
Belajar mengajar di SMKN 1 Pemulutan berangsur normal, seiring berangsur surutnya
Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Belajar mengajar di SMKN 1 Pemulutan berangsur normal, seiring berangsur surutnya air yang merendam sekolah tersebut.
Pantauan di sekolah yang berlokasi di Jalan Lingkar Selatan Pemulutan Desa Pegayut tersebut, masih terdapat genangan air mulai dari pintu gerbang hingga halaman utama sekolah.
Kepala SMKN 1 Pemulutan Rahmi Sofiah, melalui Waka Kurikulum Yuliarti Triana memastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan seperti biasa.
"Meski sedikit terganggu, kegiatan belajar-mengajar tetap normal karena air mulai surut," kata Yuliarti ditemui di SMKN 1 Pemulutan, Senin (26/2/2024).
Sebelumnya pada pertengahan Januari lalu, air setinggi pinggang orang dewasa menggenangi jalan akses dan halaman sekolah tersebut.
Air berasal dari rawa di sekitar sekolah yang mengalami kenaikan cukup signifikan di tahun ini.
Beruntung air mulai surut sehingga siswa dapat melanjutkan kegiatan belajar, apalagi saat ini sedang ada Uji Kompetensi Keahlian (UKK).
"Sebelumnya juga siswa kami melaksanakan USP (Ujian Satuan Pendidikan)," ujar Yuliarti.
Untuk memudahkan siswa mengakses ruangan kelas, pihak SMKN 1 Pemulutan membuat semacam titian sederhana di atas air setinggi lutut orang dewasa.
Kendaraan milik siswa maupun guru pun diparkir di lahan milik warga yang berlokasi tak jauh dari SMKN 1 Pemulutan.
Menurut Yuliarti, terakhir kali banjir besar menggenangi SMKN 1 Pemulutan pada 2018 lalu.
"Siklus lima, enam tahun dan tahun ini (banjir besar) kembali terulang. Alhamdulillah, kegiatan belajar-mengajar tetap seperti biasa," ucapnya.
| Pura-pura Bantu Mencari, Pria di Ogan Ilir Ternyata Pencuri Motor Tetangga Sendiri |
|
|---|
| BK DPRD Ogan Ilir Pastikan Foto Anggota Dewan Pamer Miras Tahun 2021 Sebelum Duduk di Legislatif |
|
|---|
| Polisi Siapkan Opsi Ekshumasi Guna Temukan Bukti Kekerasan atas Kematian Siswa Perguruan Silat |
|
|---|
| Polisi Ungkap Peredaran Narkoba Terbesar Dalam Sejarah Polres Ogan Ilir, Sabu 4,2 Kilo Gagal Beredar |
|
|---|
| Perintis SPPG Rantau Alai Protes Standar Bangunan hingga Parkir Sempit dan Dinding Tak Diplester |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/SMK-pemulutan-banjir.jpg)