Berita Lahat

BMKG Prediksi Hujan Deras dan Angin Kencang, Warga Lahat Minta Waspadai Banjir

Hingga bulan Maret tahun 2024, warga Kabupaten Lahat, diimbau tetap waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor.

Tayang:
Penulis: Ehdi Amin | Editor: Yandi Triansyah
handout
Banjir bandang merendam beberapa desa di Kabupaten Lahat, pada Sabtu (27/1/2024) 

SRIPOKU.COM, LAHAT -  Hingga bulan Maret tahun 2024, warga Kabupaten Lahat, diimbau tetap waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor.

Mengingat, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi hujan deras berserta angin kencang, akan terus mengguyur Kabupaten Lahat hingga akhir Maret nanti.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat, Ali Afandi menyebut, musim penghujan diprediksi akan terus mengguyur Kabupaten Lahat hingga bulan Maret mendatang.

Hujan yang terus turun, membuat volume arus sungai di Kabupaten Lahat saat ini jadi meningkat.

"Untuk titik- titik rawan banjir, sudah kita mapping (petakan). Terutama untuk warga yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS). Karena jika hujan dengan entitas deras, air sungai sisa meluap kapan saja," sebut Ali Afandi, Selasa (20/2/2024).

Ali menambahkan, banjir yang melanda Kabupaten Lahat dipengaruhi beragam faktor.

Mulai dari tata geografis yang dikelilingi perbukitan, banyaknya perambahan hutan hingga buat air langsung mengalir ke sungai, ditambah banyaknya pengembang perumahan yang membangun tanpa memikirkan tatanan geografis wilayah.

"Banjir bisa juga disebabkan oleh pengambang perumahan yang asal bangun, tidak meninjau lagi faktor geografisnya. Seperti kejadian di Kecamatan Lahat Selatan beberapa waktu lalu," ujarnya.

Disisi lain, Kabid Kedaruratan, Ananta menambahkan, dengan meningkatnya arus sungai, potensi terjadinya bencana banjir bisa terjadi kapan saja.

Dari beberapa kali kejadian, bencana banjir besar yang terjadi di Lahat, akibat meluapnya arus sungai. Apalagi di wilayah yang dekat pertemuan dua arus sungai.

"Prediksinya hingga bulan Maret, akan terus hujan. Untuk titik rawan banjir sudah kita petakan, mulai dari Kecamatan Jarai, Mulak Sebingkai, Pulau Pinang, Kikim Area, Kota Lahat dan Merapi Area," terangnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved