Polisi Dianiaya Warga
KRONOLOGI Penganiayaan 2 Anggota Polsek Tulung Selapan hingga Barter Tangkapan, 1 Anggota Luka-luka
Setelah berhasil dijemput, lalu 2 orang anggota tersebut dibawa berobat ke Puskesmas terdekat
Penulis: Nando Davinchi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Berikut ini kronologis dua anggota Polsek Tulung Selapan yang dianiaya dan diamankan sejumlah oknum warga Desa Lebung Gajah Kecamatan Tulung Selapan Provinsi Sumatera Selatan.
Kapolres OKI, AKBP Hendrawan Susanto yang sangat menyesalkan kejadian itu menjelaskan awal kejadian yakni pada Jum'at (2/2/2024) sekitar jam 15.00 WIB.
Dikatakan Kapolres, saat itu anggota Polsek Tulung Selapan berjumlah 12 orang melaksanakan patroli ke Desa Lebung Gajah untuk menindaklanjuti informasi adanya masyarakat yang sudah tertipu pelaku penipuan online.
Baca juga: Ayah dan Anak di Tulung Selapan OKI Peretas Ponsel Jenderal, Modal Rp 500 Ribu Untung Miliaran
Modus penipuan yakni dengan menawarkan iklan dan mengambil pulsa dari korban.
Setelah hasil pengecekan dan penyelidikan didapati lokasi yang dijadikan para pelaku penipuan online yaitu hutan di belakang rumah salah satu warga di Desa Lebung Gajah.
Selanjutnya 12 anggota Polsek Tulung Selapan melaksanakan patroli masuk ke dalam hutan arah lokasi dan didapati beberapa pondok serta para pelaku yang sedang melakukan penipuan online.
"Saat melihat anggota Polsek Tulung Selapan, para pelaku penipuan online melarikan diri dan ketika anggota sedang geledah pondok didapati barang bukti alat hisap sabu dan beberapa klip sabu," ujar Hendrawan Susanto kepada Sripoku.com, Sabtu (3/2/2024) pagi.
Baca juga: Video: Berani Retas Ponsel Kapolda Jateng, Nasib Ayah dan Anak dari Tulung Selapan Berakhir Pilu
"Ketika itu diamankan juga salah satu dari kelompok tersebut berinisial F yang merupakan warga Desa Lebung Gajah," ungkap Kapolres.
Tidak berselang lama saat anggota akan kembali ke kantor Polsek Tulung Selapan dengan membawa salah satu diduga pelaku.
Saat akan kembali ke kantor terlihat warga Desa Lebung Gajah sudah berkumpul untuk menghalangi gerak polisi.
Akan tetapi anggota tetap keluar dari lokasi dan saat berada di ujung Desa Lebung Gajah.
Namun ketika dicek ada 2 anggota masih tertinggal di lokasi.
"Karena pada saat di lokasi terpisah dari rombongan menuju jalan keluar. 2 anggota tersebut keluar melalui jalur masuk ke lokasi. Kemudian 1 orang anggota, Bripka H dianiaya oleh warga dan diamankan ke dalam masjid," ujar Hendrawan.
"Sedangkan 1 orang anggota lagi, Aipda T diamankan di rumah warga di Desa Lebung Gajah," urainya.
Mendapati informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kades Lebung Gajah.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.