Harga Karet

Update Harga Karet di Kabupaten OKU Sumsel, Selasa 28 November 2023

Di sisi lain, meskipun harga karet mengalami kenaikan sedikit, namun selama musim kemarau panjang ini produksi getah karet hancur.

Tayang:
Penulis: Leni Juwita | Editor: Ahmad Sadam Husen
Sripoku.com/Leni Juwita
Petani karet Batumarta, OKU saat mencetak karet, beberapa waktu lalu. 

Alasannya karena karet sudah menjadi tanaman primadona sejak zaman nenek moyang karena diyakini komoditas andalan ini memang cocok ditanam di Kabupaten berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang ini.

Di sisi lain, meskipun harga karet mengalami kenaikan sedikit, namun selama musim kemarau panjang ini produksi getah karet hancur.

Penurunan produksi getah karet diatas 50 persen dibandingkan kondisi normal,

Biasonyo kami nimbang 6 keping (300 kg) sekarang nak dapat 3 keping susah,” keluh Ridwan.

Kekhawatiran lainya adalah bahaya kabakaran yang terus mengintai.

Memasuki musim kemaranu panjang ini petani sangat khawatir dengan api, karena sduah banyak kebun karet yang terbakar.

“Kemaren di Singapura, Kecamatan Semidangaji juga ada kebun karet petani terbakar,” kata Lita, petani karet lainnya.

Itulah sebabnya, pemilik kebun karet juga harus terus siaga untuk mengantisipasi agar kebun aman dari kebakaran.

Sebab setitik api seperti puntung rokok yang dibuang sembarangan bisa menghanguskan kebun karet.

===

Simak berita Sripoku.com lainnya di Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved