Mukernas GPdI 2023, Bangun Kebersamaan Berkontribusi Bagi Bangsa dan Negara
Bertemakan menjadi Gereja yang kokoh dan berkarakter Kristus serta berdampak bagi bangsa dan negara dipilih pada Mukernas GPdI 2023 di Palembang
Penulis: Reigan Riangga | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Bertemakan menjadi Gereja yang kokoh dan berkarakter Kristus serta berdampak bagi bangsa dan negara dipilih pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) yang digelar selama 3 hari, Selasa s/d Kamis (17-19) Oktober 2023 bertempat Novotel Hotel Palembang.
Mukernas GPdI ini dibuka secara langsung Direktur Urusan Agama Kristen, Pendeta Dr Amsal Yowei SE MPDK yang dihadiri ratusan pendeta dari seluruh Indonesia serta perwakilan sejumlah negara.
Dirjen Bimas Kristen Indonesia melalui Direktur Urusan Agama Kristen, Pendeta Dr Amsal Yowei SE MPDK sekaligus membuka acara Mukernas GPdI 2023 menjelaskan bahwa melalui Mukernas ini diharapkan bisa menghasilkan program yang memiliki nilai kemanfaatan dan pengabdian kepada umat yang ada demi tugas pelayanan kepada bangsa dan negara.
"Sesuai tema yang ada, ini sebuah komitmen yang harus diwujudkan, mengingat terdirinya Gereja Pantekosta dengan program yang ada harus memberikan motivasi bagi bapak dan ibuk dimasa akan datang. Bahwa membimbing umat agar menjunjung tinggi budaya humanisasi dan harmonis," ungkap Dr Amsal, Selasa (17/10/2023).
Dalam Mukernas 2023 ini sekaligus mengevaluasi pelaksanaan program kerja Majelis Pusat, majelis pertimbangan rohani dan majelis daerah agar menjangkau program pelayanan yang belum terjangkau oleh Gereja Pantekosta di Indonesia.
"Oleh karena itu momen ini harus dijadikan peluang agar bisa diskusi memunculkan ide kreatif. Gereja Pantekosta harus terdepan dalam pembangunan berbangsa dan bernegara." ujarnya.
"Kita harus menciptakan transformasi yang positif dalam berbangsa dan bernegara" tambahnya.
Usia GPDI yang ke102 Tahun diharapkan dengan usia yang tak muda ini pelayan kepada masyarakat masih banyak konflik, sehingga memang harus dijaga kerukunan antar jemaat.
Penting bagi jemaat untuk saling mendukung dan bersinergi agar menumbuhkan realitas transformasi tersebut.
"Kita harus tetap menjaga kerukunan antar umat beragama, baik dalam internal maupun secara keseluruhan." Sampainya.
Ketua Umum Majelis Pusat GPdI, Pdt Dr. Johnny Weol S.Th, M.Min, M.Div, MM, M.Th melalui Sekum GPdI Pdt Elim Simamora menjelaskan bahwa didalam Mubes Tahun 2022 lalu yang terpilih Ketua Umum baru, tentu ada, tentu ada amanat dari Mubes untuk dikerjakan Ketum terpilih.
Tujuan Mukernas ini sejauh mana amanah itu dikerjakan. Disamping itu juga bersinergi bersama memikirkan apa yang harus kita kerjakan kedepannya.
"Ada 1000 gereja yang tersebar di Indonesia. Setelah memilih ketua umum juga memilih pemimpin Provinsi Majelis daerah," jelasnya .
"Rekomendasi bagaimana membangun kebersamaan agar berkontribusi bagi bangsa dan bernegara dengan kita tetap musyawarah mufakat." sambungnya.
Sementara, Ketua Panitia GPdI 2023, Pdt Daniel Enggar menjelaskan bahwa Mukernas digelar selama 3 hari untuk mengevaluasi Laporan dari majelis pusat hasil Mubes 2022 di Jakarta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Mukernas-GPdI-2023.jpg)