Pilpres 2024

Berharap Buka Lapangan Pekerjaan, Pemuda di Palembang Dibekali Cara Buat Coffee Latte

"Penikmat kopi makin tahun semakin banyak, maka belajar membuat kopi ini menjadi salah satu opsi yang bisa dipelajari

Editor: Yandi Triansyah
handout
Relawan Generasi Alumni Muda Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Universitas Lampung (Unila) atau Ganjar Crivisaya untuk membuat program Workshop Latte Art kepada pemuda di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (7/10/2023) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Semakin tahun penikmat kopi di Indonesia jumlahnya semakin banyak. Tentunya hal tersebut membuka peluang untuk membuka usaha kedai kopi.

Peluang tersebut dilihat oleh Relawan Generasi Alumni Muda Universitas Sriwijaya (Unsri) dan Universitas Lampung (Unila) atau Ganjar Crivisaya untuk membuat program Workshop Latte Art kepada pemuda di Palembang, Sumatera Selatan.

"Penikmat kopi makin tahun semakin banyak, maka belajar membuat kopi ini menjadi salah satu opsi yang bisa dipelajari," kata Mentor/Pemateri dalam Workshop Coffee Latte Art Rudi Boy, Sabtu (7/10/2023)

Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Kaca Poligon, Kota Palembang dan dihadiri oleh sejumlah peserta pemuda yang sukarela hadir untuk memperoleh pembelajaran dalam kegiatan workshop tersebut.

Dalam workshop tersebut, Rudi membagikan informasi dan edukasi mengenai cara pembuatan Coffee Latte, mulai dari peralatan, bahan baku hingga cara penyajian.

"Kami memberikan informasi seputar cara membuat latte, mulai dari alat apa yang diperlukan, proses pemilihan bahas seperti jenis biji kopi, susu yang digunakan," kata Rudi.

Dengan animo kopi yang cukup besar, Rudi yakin industri tersebut bisa menyerap perekonomian lebih banyak, mulai dari lapangan pekerjaan hingga kebutuhan kopi dari para petani pun akan semakin meningkat.

"Dengan adanya pelatihan ini terbuka banyak peluang baik sebagai barista maupun membuka kedai kopi sendiri sesuai dengan apa yang jadi tujuan dari target masing-masing individu," kata Rudi.

Rudi berharap kegiatan yang dilakukan Ganjar Crivisaya bisa dilakukan secara berkesinambungan dan dirinya berkomitmen untuk membantu pemuda yang punya keinginan untuk menggeluti dan belajar industri kopi.

"Semoga kegiatan ini diadakan jadi beberapa sesi, karena kalau hanya mempelajari sesekali saya rasa kurang efektif, maka harus banyak mencoba dan belajar supaya mahir," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved