Berita Palembang

Perkembangan Kemampuan Debat Mahasiswa di Palembang Semakin Hebat

Debat dilakukan dengan aturan yang jelas dan ketat antara dua pihak yang masing-masing mendukung dan menentang sebuah pernyataan.

Editor: Yandi Triansyah
handout
Praktisi Pemkot Palembang Arman menjadi juri debat akuntansi PASCO Polsri. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Final lomba debat akuntansi Polsri Accounting Seminar and Competitions (PASCO) 2023 Jurusan Akuntansi Polteknik Negeri Sriwijaya Palembang yang digelar akhir bulan lalu.

Debat dilakukan dengan aturan yang jelas dan ketat antara dua pihak yang masing-masing mendukung dan menentang sebuah pernyataan.

Debat kali ini tidak bertujuan untuk menghasilkan keputusan namun lebih diarahkan untuk mengembangkan kemampuan-kemampuan berargumen di kalangan pesertanya, seperti kemampuan untuk mengutarakan pendapat secara logis, jelas dan terstruktur, mendengarkan pendapat yang berbeda, dan kemampuan menelaah kalimat.

Tugas tiap tim adalah membela pandangan mereka terhadap mosi yang diberikan panitia.

“Adu argument dan pemikiran mereka hebat sekali” ujar Noviarman, salah satu juri dari Praktisi Pemkot Palembang, Senin (2/10/2023)

Debat mengajarkan kita untuk berpikir kritis dalam menganalisa suatu masalah.

“Mungkin mereka belajar di universitas misalnya tentang penganggaran, namun jarang sekali prinsip-prinsip tentang penganggaran ini dibawa ke dalam pola pikir mereka dalam menganalisa masalah sehari-hari,” kata Arman.

Arman menjelaskan hal inilah yang diajarkan dalam berdebat yaitu membawa prinsip prinsip yang kita ketahui kedalam debat.

Debat yang menarik bukan debat yang membawa fakta-fakta dan siapa yang bisa membawa data lebih banyak menang.

Tapi debat yang menarik adalah debat dimana dengan data yang sama berupa pengetahuan umum menganalisa suatu masalah dari sudut pandang yang berlainan.

Melatih para pendebat untuk menyampaikan buah pikiran mereka secara rapi dan terstruktur, skill ini sangat penting juga dalam dunia kerja nanti, sering kali kita melihat orang yang presentasinya acak-acakan, tidak terstruktur, dan tidak sistematis membuat presentasi mereka sulit untuk dimengerti.

Panitia kegiatan PASCO kali ini tidak hanya menghadirkan praktisi dari Pemkot Palembang saja tetapi ada juga dari organisasi Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI) dan Universitas Stisipol Palembang yang sangat berpengalaman sehingga pertukaran informasi dapat terjalin dengan baik.

.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved