Polres Muara Enim
Minta Turunkan Hujan, Polres Muara Enim Gelar Shalat Istisqa
Kemarau panjang melanda, Polres Muara Enim beserta Forkopimda, beserta unsur pemerintahan Pemkab Muara Enim gelar shalat Istisqa
Penulis: Ardani Zuhri | Editor: bodok
SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Kemarau panjang melanda, Polres Muara Enim beserta Forkopimda, beserta unsur pemerintahan Pemkab Muara Enim gelar shalat Istisqa atau shalat meminta hujan di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Jumat (15/9/2023).
Kegiatan shalat Istisqa berjamaah ini diinisiasi oleh Polres Muara Enim dalam upaya memohon agar segera diturunkan hujan di Kabupaten Muara Enim.
Bertindak sebagai imam dan khatib shalat Istisqa ustadz Bakrin Abu Syahat Al Hafidz menjelaskan, bahwa Shalat Istisqa adalah cara yang digunakan untuk memohon pertolongan Allah SWT dalam menurunkan hujan, terutama ketika musim kemarau berkepanjangan.
Selain itu, mengingatkan para jamaah shalat untuk menghindari perbuatan-perbuatan maksiat, sehingga Allah tidak menurunkan azab dan melindungi masyarakat di Kabupaten Muara Enim.
Mengingat sudah beberapa bulan belum turun hujan yang mengakibatkan kondisi cuaca panas dan stok air semakin menipis sehingga menyebabkan sumur-sumur warga kering kerontang disertai terjadinya Karhutla di beberapa wilayah di Kabupaten Muara Enim.
"Untuk itu mari sama-sama memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa yang telah diperbuat," ujarnya.
Kapolres Muara Enim, AKBP Andi Supriadi melalui Kabag Ops Polres Muara Enim, Kompol Toni Arman menyampaikan harapannya agar hujan segera turun dan mengakhiri kekeringan yang melanda wilayah Muara Enim.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya mencegah pembakaran lahan dan hutan karena dapat menyebabkan asap dan dampak negatif terhadap kesehatan manusia serta ekonomi masyarakat.
"Kita sudah mengetahui bahwasanya di beberapa kota di Indonesia termasuk kita di Kabupaten Muara Enim saat ini sedang dilanda musim kemarau panjang dimulai dari bulan Januari hingga saat ini dan ini sudah berdampak kepada masyarakat," ujarnya
Saat ini, lanjutnya, sedang merata mengalami kekeringan, kekurangan air kemudian terjadi beberapa kebakaran lahan dan hutan di kabupaten Muara Enim seperti di wilayah kecamatan Gelumbang, Gunung Megang, Lubai maupun daerah-daerah lain di Kabupaten Muara Enim. Tentunya dengan turunnya hujan ini kebutuhan air bagi kita selaku manusia, ternak, maupun tumbuh-tumbuhan dapat terpenuhi.
"Kami dari Polres Muara Enjm ini juga mengajak untuk melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan secara bersama-sama," pungkasnya
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim, Yulius juga mengucapkan terima kasih kepada semua yang hadir dalam Shalat Istisqa ini.
Kegiatan ini adalah bentuk usaha bersama untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon berkah hujan agar daerah ini terhindar dari masalah kekeringan.
Shalat Istisqa ini, adalah ikhtiar dan bermunajat memohon ridho Allah agar menurunkan hujan di tengah musim kemarau yang melanda Kabupaten Muara Enim.
Ia mengimbau kepada masyarakat sekalian agar mempersiapkan diri meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi bahaya dan dampak dari musim kemarau ini salah satunya kebakaran hutan dan lahan di wilayah kabupaten Muara Enim.
"Semoga ikhtiar dan doa kita pada hari ini dapat dikabulkan oleh Allah sehingga hujan dapat segera turun," ujarnya. (ari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Polres-Muara-Enim-gelar-shalat-Istisqa.jpg)