Profil Selebriti

Profil Kaws, Pencipta Karakter yang Dipamerkan di Pelataran Candi Prambanan, Dulunya Seniman Jalanan

Profil Kaws, pencipta karakter yang dipamerkan di pelataran Candi Prambanan ini dulunya adalah seorang seniman jalanan.

Tayang:
Penulis: Novry Anggraini | Editor: Odi Aria
Instagram/kaws
Profil Kaws atau Brian Donnelly, seniman Patung karakter raksasa Kaws yang di pelataran Candi Prambanan (kanan). 

SRIPOKU.COM - Berikut Profil Kaws, pencipta karakter yang dipamerkan di pelataran Candi Prambanan, dulunya seniman jalanan.

Profil Kaws, pencipta karakter yang dipamerkan di pelataran Candi Prambanan ini dulunya adalah seorang seniman jalanan.

Profil Kaws banyak dicari karena karyanya yang dipamerkan di pelataran Candi Prambanan ini viral di media sosial.

Lantas, siapa sosok pencipta karakter Kaws yang dipamerkan di pelataran Candi Prambanan ini sebenarnya? berikut ulasan lengkapnya terangkum dalam Profil Kaws.

Baca juga: Apa Itu Kaws? Patung Karakter Raksasa Viral Tiduran di Pelataran Candi Prambanan, Mirip Mickey Mouse

Profil Kaws, pencipta karakter yang dipamerkan di pelataran Candi Prambanan
Profil Kaws, seniman pencipta karakter yang dipamerkan di pelataran Candi Prambanan.

Profil Kaws

Kaws atau pemilik nama asli Brian Donnelly ini kelahiran Jersey City, AS, 4 November 1974.

Kaws merupakan seorang seniman asal Amerika Serikat yang terkenal lewat karya seninya.

Kaws menjadi nama populer dari Brian Donnelly yang kemudian melekat pada karyanya.

Nama Kaws sendiri adalah empat huruf favorit Brian Donnelly yang tidak memiliki arti.

Kini Brian Donnelly lebih dikenal sebagai Kaws, sosok dibalik karakter kartun dengan nama yang sama.

Kaws lulusan sekolah seni nirlaba swasta di Amerika, School of Visual Arts New York City.

Ia menerima gelar Bachelor of Fine Arts di bidang ilustrasi pada tahun 1996.

Baca juga: Daftar Harga dan Cara Membeli Tiket Masuk Objek Wisata Candi Prambanan Tahun 2023

Perjalanan karier dan popularitas Kaws

Kaws memulai kariernya dengan karya seni dalam bentuk 2D ​​dan kemudian direalisasikan dalam 3D.

Ia membuat langkah pertama sebagai seorang animator di siang hari, dan seniman grafiti di malam hari.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved