Efek Golkar, PAN, PKB Dukung Prabowo, Pengamat: Jokowi Dianggap Tinggalkan Ganjar?

"Bahwa beliau potensial akan kehilangan basis tradisionalnya. Bahkan basis emosionalnya. Dalam hal inilah menarik melihat hubungan Jokowi dan PDIP

Editor: Hendra Kusuma
Tribun Gorontalo/Sripoku.com/@prabowo
Dokumentasi saat Jokowi, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Kode' Prabowo Subianto - Ganjar Pranowo maju. Namun kini ada dugaan dukungan lebih ke Prabowo 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-PETA kekuatan berubah setelah tiga Parpol yang selama diprediksi akan merepat ke Ganjar Pranowo, justru kini merapat ke Prabowo Subianto dan menyatakan dukungan.

 

Benarkah ada anggapan jika Presiden Jokowi Dianggap Tinggalkan Ganjar?

 

Pertanyaan ini memang sangat menggelitik, sebab, tiga Parpol yang selama ini dianggap sebagai simbol pendukung Pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi, yang selama ini merupakan kader dari PDIP, kini bukan mendukung Ganjar Pranowo, tetapi mendukung Prabowo Subianto.

 

Maka pengamat menyatakan, inilah adanya indikasi, jika Jokowi pun mulai bermanuver dan meninggalkan Ganjar Pranowo.

 

Apalagi selama ini, Jokowi sebenarnya lebih nyaman bersama Prabowo Subianto, melihat hubungan keduanya di pemerintahan selama ini.

 

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti mempertanyakan mengapa Jokowi tega terhadap Ganjar Pranowo dan PDIP pasca bergabungnya PAN, Golkar, PKB dan Gerindra.

 

Menurut dia ada tiga hal, yakni ada kesan Sikap PDIP yang terlihat butuh tak butuh pada dukungan pihak lain terhadap pencapresan Ganjar Pranowo.

 

"Mereka berkutat di kalangan mereka sendiri, sembari abai pada upaya menarik dukungan politik formal dari partai atau kekuatan lain."

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved