Tangis Pilu Ibu Bayi yang Tertukar Setahun, Dibentak Suster di RS, Ibu Lain Tak Mau Tes DNA
Pada 20 Juli, saat si bayi hendak digendong dan disusui, Siti merasakan kejanggalan dan kecurigaan lantaran terasa berbeda.
Paginya, pada 20 Juli, saat si bayi hendak digendong dan disusui, Siti merasakan kejanggalan dan kecurigaan lantaran terasa berbeda.
"Terus Rabu pagi jam 06.00 itu saya merasa bayi berbeda pas digendong, dari bajunya yang awalnya kuning kok jadi pink."
"Dari fisik, muka, rambut, dan kulit berbeda."
"Kalau yang bayi saya rambutnya tipis, enggak tebel," ungkapnya.
Sebagai seorang ibu, Siti sebenarnya gelisah dan bertanya-tanya tentang bayi biologis yang sesungguhnya.
Namun, karena tidak ingin memperpanjang masalah, Siti dan Thabrani yang dipanggil ke ruangan segera mengurus administrasi.
Setelah tiga hari dalam perawatan, Siti kemudian membawa bayinya pulang.
Kendati demikian, sesampainya di rumah, nama gelang yang ada di kaki bayi berbeda atau tertulis nama pasien lain.
"Jadi Kamis (21 Juli 2022) itu semakin gelisah dan curiga bahwa ini bukan anak saya."
"Meskipun saya sayang sama dia, tapi hati nurani bertanya-tanya," ujarnya.
Saat pihaknya mengonfirmasi ke rumah sakit, suster mengatakan bahwa hanya gelang yang tertukar.
"Terus suster sambil membentak kalau itu cuman gelang saja yang ketukar," kata dia.
Akhirnya, selama satu tahun, Siti Maulia merawat bayi yang diduga milik orang lain sembari terus berupaya membuktikan sang bayi bukan anaknya.
===
Hasil tes DNA bukan anak kandung
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.