Berita Palembang
Sekretaris PBVSI Sumsel Waluyo Meninggal Dunia, Baru Dua Hari Pulang Haji
Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Sumsel DR H Waluyo MPd bin Juadi di usia 67 Tahun
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, telah berpulang ke Rahmatullah Sekretaris Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengprov PBVSI) Sumsel DR H Waluyo MPd bin Juadi di usia 67 Tahun pada hari Senin (10/7/2023) pukul 03.45 di RSMH Palembang.
"Almarhum pengurus voli dan pelatih voli sumsel. Beliau juga sudah dua tahun pensiun Dosen Prodi Penjaskes Unsri. Beliau baru selesai menunaikan ibadah haji Sabtu (8/7/2023) pukul 03.30.
Semoga segala amal ibadah dan kebaikan almarhum diterima Allah SWT, diampuni segala dosa dan ditempatkan ditempat terbaik disisi-Nya.
Keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," demikian pesan yang disampaikan Sekretaris Pengprov IPSI Sumsel Drs Darlis di grup Whatsapp.
Dari keterangan putri kedua almarhum, Ratna Sari Dewi, Waluyo kelahiran Bandar Lampung, 24 Januari 1956 ini tidak dijelaskan keterangan penyebab meninggalnya berdasarkan surat keterangan RSMH.
"Hanya saja terakhir banyak komplikasi jantung, paru ada cairan, ginjal dan hati juga sudah krna sehingga Bapak sesak napas," kata Ratna.
Waluyo yang kini disemayamkan di Jl Mudi Raya Barat No 358 RT 11 RW 04 Sako Palembang ini meninggalkan seorang istri bernama Sumiarni yang masih bertugas sebagai PNS guru di SMPN 9 Palembang serta memiliki empat anak.
"Rencana Bapak akan dikebumikan ndi TPU Semarang Borang bakda sholat Ashar," kata Ratna.
Waluyo dikenal juga hobi mengoleksi motor Vespa antik. Setidaknya masih ada 3 unit dimilikinya.
Salah satunya berwarna silver yang mengalami rusak parah akibat kecelakaan di dekat Terminal Karya Jaya di Tahun 2015. Sedangkan Vespa warna hijau yang masih dipakainya sehari-hari.
"Kalau firasat gak ada. Cuma kemarin sempat mau batal haji karena semestinya jadwal Bapak itu 2024. Tahu-tahu dapat kabar giliran Maret. Jadi manasiknya banyak ketinggalan.
Setelah dipertimbangkan mumpung ada kesempatan, akhirnya berangkat," terang Ratna.
Ratna juga menceritakan sosok Waluyo yang memiliki tinggi jangkung layaknya pemain bola voli ini merupakan orang yang sangat disiplin menerapkan di dalam keluarganya.
"Bapak orangnya disiplin banget. Kalau ngambil dan meletakkan barang harus dikembalikan di situlah. Beliau mengajarkan kerjasama. Menekankan menjaga makan. Marah kalau ada yang telat makan," katanya.
Terakhir Ratna menyampaikan pesan atas nama keluarga besar Almarhum DR H Waluyo MPd bin Juadi permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan selama hidupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Sekretaris-Pengurus-Provinsi-Persatuan-Bola-Voli-Seluruh-Indonesia-Pengprov-PBVSI-Sumsel.jpg)