Berita viral

Dampak Negatif Bermain Roleplay atau Game RP, Sebabkan Gangguan Kepribadian dan Psikologis Pada Anak

Dampak negatif bermain game RP atau roleplay bagi anak-anak, bisa sebabkan gangguan kepribadian dan masalah psikologis.

Penulis: Ayu Wahyuni | Editor: Odi Aria
kolase/berbagai sumber
Dampak negatif game RP atau roleplay 

SRIPOKU.COM - Berikut adalah dampak negatif bermain game RP atau roleplay bagi anak-anak.

Game RP atau roleplay kini sedang jadi sorotan publik usai viral di publik.

Tren game Roleplay sendiri merupakan permainan yang mengajak pemainnya untuk berperan menjadi orang lain atau tokoh tertentu.

Permainan roleplay atau game RP ini ternyata banyak dimainkan oleh anak-anak.

Istilah game RP ini menjadi perhatian khususnya orang tua terhadap anaknya.

Diketahui bahwa tak hanya berakibat kecanduan bermain, roleplay atau game RP ini juga dapat mengakibatkan gangguan pada psikologis anak-anak.

Hal ini berbahaya karena anak-anak pada usia yang masih kecil diajak seolah-olah bermain dan berperan menjadi orang dewasa.

Yang mana dampak negatif bermain game RP atau roleplay akan berpengaruh pada tumbuh kembang dan kepribadian anak-anak.

Fenomena ini pun menarik perhatian psikiater dr Lahargo Kembaren, SpKj.

Baca juga: Viral di Tiktok Bocah Dimarahi Bermain Roleplay, Lalu Apa Itu Istilah Game RP? Simak Penjelasannya

Dikutip dari TribunPriangan, dr Lahargo Kembaren, SpKj, menilai permainan roleplay di media sosial seperti itu bisa mengganggu perkembangan kepribadian anak.

"Jadi anak dan remaja itu jelas masih ada pertumbuhan dan perkembangannya. Pertumbuhan dan perkembangan ini bukan hanya fisik saja, tapi juga pertumbuhan dan perkembangan mental emosional," ungkapnya

dr Lahargo menyebut roleplay di media sosial bisa memicu terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan, seperti pelecehan seksual dan kekerasan verbal.

Sehingga anak akan memiliki kemungkinan merasa traumatis.

"Itu akan tersimpan di alam bawah sadar anak, menjadi traumatis gitu. Setiap anak di fase umurnya bisa berkembang ke arah positif atau negatif tergantung bagaimana interaksi dan konflik yang terjadi di fase umur itu," paparnya.

Ia menyebutkan bahwa game RP atau roleplay dapat merusak pembentukan jati diri seorang anak karena tidak sesuai dengan norma nilai.

Baca juga: Viral Pria Nekat Curi BBM saat Truk Tangki Terjebak Macet di Jakarta, Beraksi Bawa Botol Plastik

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved