Berita Muaraenim

Ajal Datang Jelang Tunangan, Pemuda di Muaraenim Tewas Usai Dihantam Truk Batubara

Suasana bahagia menjelang pertunangan mendadak berubah duka, Adityo Mahdi Priwandanu (22) warga Muaraenin, Sumsel tewas kecelakaan dihantam truk batub

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Yandi Triansyah
handout
Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi saat melayat di rumah duka korban kecelakaan yang tewas setelah dihantam mobil batubara, Jumat (9/6/2023) 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Suasana bahagia menjelang pertunangan mendadak berubah duka, Adityo Mahdi Priwandanu (22) warga Muaraenin, Sumsel tewas kecelakaan dihantam truk batubara.

Adityo seharusnya pada Minggu (11/6/2023) akan melangsungkan pernikahan, namun sehari menjelang hari bahagia itu, ia dipanggil untuk selama-lamanya.

Keluarga tidak menyangka, warga Sidomulyo 1 Rt 1 Jalan Sentosa Kelurahan Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul ini kepergiannya malam itu menjadi hari terakhirnya.

Supriadi ayah dan keluarga besarnya bersama calon tunangan korban terlihat tabah dan kuat meski baru ditinggalkan Adityo.

"Adit itu, anak sulung dari dua bersaudara," ujar Supriadi ayah korban, Jumat (9/5/2023).


Menurut Supriadi, almarhum sudah bekerja di PT BAK sekitar lima tahun yang lalu, usai menamatkan sekolahnya di SMK Bukit Asam ia langsung diterima bekerja.

Rencananya kata dia, Minggu ini tanggal 11 Juni 2023 almarhum akan menggelar acara tunangan.

"Minggu nanti acara tunangannya, ini calonnya hadir di sini," kata dia, sambil menunjukke calon tunangan anaknya.

Supriyadi mengaku tidak sempat bertemu dengan anaknya, karena korban masih tidur.

Namun di hari itu saat ia bertemu sang anak sudah meninggal dunia.

"Saya tidak menyangka akan seperti ini," kata dia.

Sementara itu Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi, mengungkapkan ini adalah musibah, dan almarhum sudah menemui janji dan ketentuannya kepada Allah SWT.
Sebagai umat beragama kata dia, tentu harus bersabar menghadapi segala cobaan, sebab Allah SWT sudah menjanjikan bahwa Dia tidak akan menimpakan sebuah ujian yang tidak bisa ditanggung oleh seseorang.

"Kepada keluarga yang ditinggalkan untuk bersabar dan berdoa mudah-mudahan segala amal perbuatannya diterima di sisiNya," usai memberikan bantuan kepada keluarga korban.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa truk angkutan batubara milik PT TAE Nopol BG 8944 UK yang disopiri oleh Fernandus Gawe (40) warga Kabupaten Musi Banyuasin Banyuasin (Muba) mengalami rem blong.

Namun nahas truk itu malah menyeruduk dua pengendara motor di Jalinsumteng Baturaja tepatnya di dusun IV, Desa Lingga, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim, Kamis (8/6/2023) sekitar pukul 19.00.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved