Tutorial
Cocok untuk Turunkan Berat Badan, Ini Cara Terbaik Melakukan Puasa Intermittent Fasting
Penelitian menunjukkan, berpuasa selama beberapa jam atau puasa intermiten memiliki manfaat bagi kesehatan.
Artinya Anda makan selama 8 jam dan puasa selama 16 jam.
Rencana puasa intermiten lainnya dikenal sebagai pendekatan 5:2.
Cara ini melibatkan makan secara teratur lima hari dalam seminggu sementara dua hari lainnya, Anda membatasi diri dengan makan cukup satu kali sebanyak 500–600 kalori.
Contohnya, Anda memilih untuk makan secara normal pada Senin sampai Kamis.
Sementara di laur hari itu, Anda cukup makan sekali per hari.
Penelitian Mattson menunjukkan, dibutuhkan waktu dua hingga empat minggu sebelum tubuh terbiasa dengan puasa intermiten.
Anda mungkin merasa lapar saat membiasakan rutinitas tersebut.
===
Manfaat intermiten fasting
Selain untuk menurunkan berat badan, intermittent fasting juga memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh.
Dilansir dari Eat This Not That, penelitian menunjukkan bahwa diet intermittent tidak akan mempengaruhi kemampuan fisik dan kognitif Anda meskipun dilakukan selama dua hari berturut-turut.
Berikut sejumlah manfaat diet intermittent fasting:
1. Mengurangi lemak
Puasa intermiten bisa menurunkan berat badan sebesar 0,8 persen hingga 13 persen tanpa efek samping.
Penelitian University of Chicago menemukan bahwa wanita gemuk yang melakukan puasa intermiten akan kehilangan lemak mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/begini-hukum-puasa-syawal-6-hari.jpg)