Tutorial
Rincian Biaya dan Cara Melakukan Tes HIV, Identitas Pasien Dirahasiakan
Human immunodeficiency virus atau HIV adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh.
Adapun secara umum, tes HIV terbagi menjadi dua macam, yakni Voluntary Counseling and Testing (VCT) dan Provider Initiated Testing and Counseling (PITC).
Menurut Oke, VCT adalah bentuk tes saat pasien secara mandiri dan penuh kesadaran menghendaki skrining.
"(Tujuannya) untuk mengetahui apakah dia tertular atau tidak," kata dia.
Sementara PITC, merupakan layanan tes dan konseling HIV terintegrasi yang ada di sarana kesehatan.
PITC sendiri diinisiasi oleh petugas kesehatan saat pasien datang mencari pelayanan kesehatan.
Oke melanjutkan, biasanya pelaksanaan tes HIV diawali dengan tes cepat atau rapid test.
"Jika terkonfirmasi akan dilanjutkan dengan pemeriksaan lengkap untuk menentukan stadium dan mencari adanya infeksi oportunistik," ungkapnya.
===
Tes HIV gratis di puskesmas dan rumah sakit
Terpisah, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, tes HIV amat mudah dan mirip dengan tes Covid-19.
"Tapi kalau Covid-19 dengan swab, HIV dengan diambil darahnya lalu tes," ujarnya, saat dihubungi Kompas.com, Minggu.
Menurut Nadia, orang yang positif pada pemeriksaan pertama akan meneruskan pemeriksaan lanjutan tetapi tidak perlu kembali mengambil darah.
Barulah setelah setidaknya dua kali pemeriksaan, yang bersangkutan dapat dipastikan apakah terinfeksi HIV atau tidak.
"(Durasi tes) semuanya maksimal setengah jam selesai," tutur Nadia
Dia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya besar karena tes HIV gratis disediakan oleh pemerintah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/ilustrasi-aids_20150625_003726.jpg)