Kerusuhan di Kupang

Beredar Video Diduga Pemicu Kerusuhan di Kupang, Pos Polisi Dirusak, Sepeda Motor dan Mobil Dibakar

Video diduga pemicu kerusuhan berdurasi 24 detik itu terlihat pertandingan futsal sedang berlangsung di GOR Oepoi Kupang.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sudarwan
Tangkap Layar
Tampak cekcok sedang terjadi di tribun bagian barat GOR Oepoi Kupang (kiri) yang kemudian diduga sebagai penyebab bentrok Kepolisian dan TNI di Kupang, Rabu (19/4/2023) malam. Kericuhan meluas hingga aksi pembakaran mobil dibakar di Terminal Kota Kupang. 

Tak lama berselang, seorang pria berpakaian hitam, dari arah belakang langsung memukuli seorang anggota Polisi Militer yang sedang melerai situasi.

Saling dorong dan suporter adu jotos dengan aparat keamanan dari Polisi Militer.

Keributan itu juga terus meluas hingga ke luar area GOR.

Rusak Parah

Kondisi Pos Polisi Kanaan di Kawasan Kuanino Kota Kupang, rusak parah setelah dirusak oleh sekelompok orang, Rabu 19 April 2023 malam.

Pantauan POS-KUPANG.com Kamis 20 April 2023 dini hari, kaca-kaca di Pos Polisi Kanaan, hancur. Baik kaca yang ada di depan maupun di samping sebelah kiri.

Kaca-kaca pun berserakan di lantai.

Kericuhan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mulai meluas.

Peristiwa semula terjadi di GOR Oepoi Kupang, kini merambat sampai ke Kuanino.

Sekelompok orang menyerang Pos Polisi Kanaan di Jalan Jederal Sudirman, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raya, Rabu 19 April 2023 malam.

Berdasarkan video amatir yang diterima POS-KUPANG.COM melalui aplikasi percakapan WhatsApp, seorang pria menyampaikan bahwa sekelompok orang telah tiba di Pos Polisi Kanaan.

Kemudian mereka membakar sepeda motor.

"Ini Pos Kanaan abang....motor dibakar," ujar seorang pria dalam video berdurasi sembilan detik.

Tampak nyala api berkobar disertai dengan kepulan asap hitam.

Pada video lainnya berdurasi 17 detik, terdengar suara tembakan sebanyak tiga kali.

"Ini bunyi tembakan abang, dong bikin baribut di lampu merah," ujar seorang pria dengan dialek Kupang.

Lampu merah dimaksud, diduga merupakan perempatan Polda NTT.

Polisi Bersimbah Darah

Berdasarkan foto dan video yang beredar di aplikasi percakapan WhatsApp, diterima POS-KUPANG.COM pada Rabu malam, tampak situasi di GOR Oepoi Kupang tidak terkendali.

Beberapa pria memakai baju khas polisi, wajahnya bersimbah darah.

Diduga mereka mengalami penganiayaan hingga luka-luka.

Sebuah mobil diduga milik kepolisian, dibakar.

Api berkobar namun tidak ada upaya pemadaman.

Melihat situasi semakin mencekam, penonton berlari berhamburan menyelamatkan diri.

Merambat Ke Kuanino

Kerusuhan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur sempat meluas dari GOR Oepoi Kupang sampai ke Kuanino.

Sekelompok orang menyerang Pos Polisi Kanaan di Jalan Jederal Sudirman, Kelurahan Kuanino, Kecamatan Kota Raya, Rabu 19 April 2023 malam.

Berdasarkan video amatir yang diterima POS-KUPANG.COM melalui aplikasi percakapan WhatsApp, seorang pria menyampaikan bahwa sekelompok orang telah tiba di Pos Polisi Kanaan.

Kemudian mereka membakar sepeda motor. "Ini Pos Kanaan abang....motor dibakar," ujar seorang pria dalam video berdurasi sembilan detik.

Tampak nyala api berkobar disertai dengan kepulan asap hitam.

Pada video lainnya berdurasi 17 detik, terdengar suara tembakan sebanyak tiga kali.

"Ini bunyi tembakan abang, dong bikin baribut di lampu merah," ujar seorang pria dengan dialek Kupang.

Lampu merah dimaksud, diduga merupakan perempatan Polda NTT.

Sudah Diredam

Diketahui Polda NTT bersama Korem 161/Wira Sakti sudah meredam konflik yang melibatkan personel POM-AD dan Polri yang terlanjur memanas.

Saat ini, tim dari dua institusi tersebut sementara mencari tahu penyebab terjadinya masalah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Ariasandy, S.IK. ketika dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kamis 20 April 2023 pagi.

"Untuk saat ini, kami masih memfokuskan pada penyelesaian masalahnya, dan hal lainnya akan selesaikan kemudian," ujarnya singkat.

Sementara itu, kondisi Mako Polresta Kupang Kota juga steril dengan pagar tertutup dan lampu dipadamkan saat kejadian malam tersebut.

Demikian pula beberapa pospol di Patung Burung, Jalur Penghijauan, Pospol Bundaran Tirosa, dan Pospol Fatululi tampak sepi dan listrik dipadamkan.

Pasca kerusuhan di Kupang yang berujung pengrusakan sejumlah fasilitas milik Polri, Polda NTT menggelar pertemuan tertutup bersama tiga pimpinan Tiga Matra TNI, Kamis 20 April 2023.

Hadir dalam pertemuan itu, Kapolda NTT, Irjen Pol Johni Asadoma, Danrem 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Simon Petrus Kamlasi, Perwakilan Lantamal VII, Perwakilan Lanud El Tari, Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh, Kapolresta Kupang Kota, Kombes Pol Rishian Krisna, dan serta pejabat lainnya.

Disayangkan

Kericuhan yang terjadi di GOR Oepoi Kota Kupang disayangkan semua pihak.

Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Indra Effendy SE, mengatakan kejadian yang terjadi ini secara pribadi diketahuinya pagi ini Kamis, 20 April 2023 setelah melihat melihat di beberapa video beredar di grup media chat WhatsApp.

"Jadi secara pribadi pun saya belum dapat berkomentar lebih jauh karena duduk permasalahannya belum jelas bagi saya,"dalam keterangannya.

Ia mengatakan akan lebih arif dan bijaksana untuk tidak menyimpulkan terhadap permasalahan yang belum jelas.

Kejadian yang terjadi ini menurutnya memang disayangkan oleh semua pihak.

Ia juga berharap keadaan dapat kembali kondusif dan permasalahan itu dapat diselesaikan secara baik.

"Karena Kita masih di dalam bulan Suci Ramadan yang mendekati akhir untuk menjadi pemenang bagi semua. Marilah kita semua umat beragama mendoakan yg terbaik bagi kota Kupang dan Provinsi NTT tercinta,"tutupnya.

Situasi Kota Kupang, ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) kondusif pasca kerusuhan di GOR Oepoi.

Sejak Kamis (20/4/2023) pagi, situasi di kota utama Provinsi NTT itu telah berjalan normal seperti biasanya.

Tidak ada aksi aksi anarkis sebagaimana yang terjadi beberapa jam sebelumnya di beberapa titik Kota Kupang. Warga pun terpantau beraktifitas seperti biasa.

Salah satu titik aksi anarkis dalam kerusuhan Kamis dinihari yakni, Terminal Kupang di Kelurahan LLBK pun tampak kondusif.

Hanya tersisa bangkai kendaraan yang dibakar yang telah di kelilingi dengan pembatas lalu lintas.

Demikian pula di Pos Polisi Kanaan yang terletak di Kelurahan Kota Raja serta Perempatan Polda NTT.


Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com

Sumber: Pos Kupang
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved