Berita Palembang
Tim Heri Amalindo Klaim Loyalis Herman Deru Banyak Eksodus ke Mang Heri
dukungan agar Bupati PALI DR Ir H Heri Amalindo MM untuk maju Pilgub Sumsel 2024 terus mengalir deras, terlebih para loyalis petahana
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Odi Aria
"Kriteria (pendamping) A, B, C, D itu terlalu dini. Partai siapa nanti, siapa dia, siapa kita, nah ini yang akan menjadi deal-deal ke depan," ujar Heri yang juga Ketua Pengprov PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Sumsel yang juga Ketua Pengprov PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) Sumsel.
Heri Amalindo yang notabene dari PDIP juga mengatakan masih belum bisa mengatakan soal berkoalisi atau tidaknya nanti dalam konstelasi Pilgub November 2024 mendatang.
Ia menerangkan, setiap partai sekarang kan untuk mengejar bisa mengusung sendiri-sendiri. Jumlah anggota dewan DPRD Provinsi Sumsel ada 75. Artinya 15 bisa mengusung sendiri. Setiap partai berlomba-lomba untuk mencapai target itu.
"Kalau partai manapun kalau tidak bisa mencapai target itu harus berkoalisi. Intinya kita tidak bisa sekarang berkoalisi atau tidak sekarang. Artinya kita melihat dari hasil Pileg dan Pilpres nanti," terangnya.
Ia pun bertekad bakal berjuang untuk mengamankan suara untuk pemenangan Pileg di PALI nantinya. Sebab kata Heri, diperintah atau tidak diperintah, sudah kewajiban (untuk memenangkan Pileg di PALI).
"Masak kita dari Partai PDIP kalah di situ. Artinya kita harus memberikan semangat bagaimana kita di situ kok ya dak menang.
Itu logika, hukum alamnya seperti itu. Siapapun itu yang kepala daerah-kepala daerah yang lain pasti seperti itu. Minimal tempat saya tidak kalah," ujarnya.
Heri Amalindo disebut mempelopori kemunculan yang bakal menjadi penantang petahana H Herman Deru SH MM di Pilgub Sumsel 2024 mendatang dengan melakukan silaturahmi ke berbagai Parpol.
"Kalau pendekatan secara komunikasi by phone, melalui alat-alat elektronik jalan. Kalau yang kita datang-datangi itu kita melihat juga waktu kesibukan mereka. Kami akan berkomunikasi. Untuk 2024 masih lama.
Kebetulan kami di PDIP sebagai Wakil Ketua Bidang Urusan Komunikasi Antar Partai Politik. Jadi memang bidang kami berkomunikasi dengan Parpol," beber Heri yang juga Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPP HKTI) Sumsel.
Ia menyebut kebetulan di tahun politik sekarang, ada Pileg, ada Pilpres, ada Pilkada, seolah-olah dirinya dibawa-bawa untuk mengikuti konstelasi tersebut.
Menurutnya, walaupun tidak (ikut konstelasi) ia tetap akan bersilaturahmi. Ada Pilkada atau tidak, ada Pileg atau tidak, terus berkomunikasi, silaturahmi. Apalagi di dalam agama dianjurkan silaturahmi tidak memandang siapa saja.
"Kan tidak ada jaminan, apakah kita silaturahmi lantas mengusung kita. Siapa yang menjamin 2024? Mengusung, tidak mengusung, kita maju atau tidak maju, tetap silaturahmi sesama anak bangsalah," ujar suaminya anggota Fraksi Nasdem DPR RI Ir Hj Sri Kustina.
Ketika ditanya anggapan serius apa tidak mengikuti Pilgub 2024 mendatang, menurutnya hal itu masih melalui perjalanan.
Sebab kalau dirinya mengatakan serius, kalau di perjalanan hasil Pileg bagaimana, terus partai-partai pengusung bagaimana. Jadi tidak bisa dibilang serius, tidak serius. Ini menuju ke 2024.
"Kalau dibilang serius, saya sangat serius. Dibilang tidak serius juga, ya santai. Nyantai artinya saya ambisi tapi tidak ambisius.Kalau ambisius kan pokoknya saya, pokoknya saya.
Kita ngalir, jalan. Tujuan akhir kalau gak bisa itu tidak menjadi beban. Kalau bisa kita harus ikut konstelasi 2024," kata Bupati kelahiran Lahat, 24 September 1963.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Bupati-PALI-DR-Ir-H-Heri-Amalindo-MM-yang-digadang-bakal-maju-Pilgub-Sumsel-2024.jpg)