Berita Palembang

Prediksi Cuaca di Sumsel Hari Ini, Palembang dan 7 Daerah di Bumi Sriwijaya Diterpa Hujan Deras

Sebanyak delapan daerah dari 17 kabupaten kota di Sumsel besok hingga lusa diprediksi akan dilanda hujan deras.

Tayang:
Editor: Odi Aria
Grafis Adel
Ilustrasi ramalan cuaca hujan deras. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stamet SMB II Palembang mengeluarkan peringatan dini waspada agar masyarakat waspada jika beraktivitas di luar rumah, karena diprediksi akan hujan deras yang bakal melanda sejumlah kabupaten kota di Sumsel besok hingga lusa termasuk Palembang.

Sebanyak delapan daerah dari 17 kabupaten kota di Sumsel besok hingga lusa diprediksi akan dilanda hujan deras.

Prakiraan cuaca berbasis dampak hujan lebat di wilayah Sumatera Selatan level siaga berlaku, Rabu (12/4/2023) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (13/4/2023) pukul 07.00.

Potensi dampak hujan lebat dapat terjadi di wilayah:

1. Kabupaten Ogan Komering Ilir:  Cengal, Tulung Selapan, Pangkalan Lapam, Sungai Menang, Teluk Gelam dan Lempuing Jaya.  

2. Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur: Semendawai Suku III, Semendawai Barat, Cempaka dan Madang Suku I.

3. Kabupaten Ogan Ilir:  Muara Kuang, Rambang Kuang dan Pemulutan. 

4. Kabupaten Muara Enim: Lubai.

5. Kabupaten Ogan Komering Ulu: Kedaton Peninjauan Raya, Sinar Peninjauan dan Peninjauan.

6. Kota Palembang: Gandus, Ilir Barat I, Sako, Sukarami, Alang Alang Lebar, Kemuning, Ilir Timur I, Bukit Kecil, Ilir Barat II, Jakabaring, Seberang Ulu I, Ilir Timur III, Ilir Timur II, Seberang Ulu II, Kalidoni, Sematang Borang, Plaju dan Kertapati.

7. Kabupaten Banyuasin: Talang Kelapa, Rantau Bayur, Sembawa dan Tungkal Ilir. 

8. Kabupaten Musi Banyuasin: Sungai Lilin, Sekayu dan Lawang Wetan. 

Dampak yang diprakirakan terjadi :
• Sulit mengendarai kendaraan di jalanan.
• Sebagian kelompok masyarakat terisolir.
• Mulai terjadi kerusakan pada rumah dan bangunan lainnya.
• Sebagian masyarakat kehilangan mata pencaharian dan hewan ternak.
• Jembatan yang rendah tidak dapat dilintasi.
• Gangguan lalu lintas karena jalan utama banjir atau ditutup.
• Mulai terjadi kerusakan pada jalan dan jembatan.
• Gangguan skala sedang dan jangka menengah pada layanan air bersih/minum, listrik dan gas.
• Gangguan skala sedang dan jangka menengah pada operasional sekolah dan rumah sakit.
• Mulai terjadi kerusakan pada tanggul-tanggul sungai.
• Terjadi longsor, guguran bebatuan atau erosi tanah dalam skala menengah.
• Mulai terjadi wabah penyakit menular.
• Volume aliran sungai meningkat/banjir.
• Terjadi kerusakan pada sebagian tanaman.
• Terjadi pendangkalan pada sungai dan bendungan hingga tidak berfungsi.
• Terjadi aliran puing, lahar atau lumpur dalam skala menengah.
• Penerbangan pesawat dibatalkan atau ditunda.
• Perjalanan kereta dibatalkan.
• Gangguan pada kegiatan di pelabuhan (kapal, perikanan).
• Terjadi genangan air di daerah pesisir atau dataran rendah dalam skala menengah.
• Aliran banjir berbahaya dan mengganggu aktivitas masyarakat dalam skala menengah.

Yang harus dilakukan :
• Tetap tenang dan waspada.
• Berbagi/bertukar informasi dengan tetangga sekitar rumah.
• Berhati-hati jika beraktivitas di luar rumah.
• Memperbarui informasi melalui media massa maupun media sosial.
• Mencari informasi melalui pihak-pihak terkait kebencanaan.
• Tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.
• Berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait kebencanaan.

Sementara itu Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan Wandayantolis mengatakan Sumatera Selatan masih dalam periode musim hujan, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap dampak musim hujan serta selalu membersihkan dan menjaga lingkungan sekitar agar terhindar dari dampak banjir meski saat ini ada potensi penurunan curah hujan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved