Bus Terbakar di Muratara

Herman Deru Bantah Bus ALS Kecelakaan di Muratara Gegara Jalan Rusak: Belum Bisa Disimpulkan

Herman Deru mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. 

Tayang:
Penulis: Linda Trisnawati | Editor: Odi Aria
Sripoku.com/Linda Trisnawati
BANTAH- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meninjau langsung keluarga korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki milik PT Seleraya di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026). Herman Deru membantah kecelakaan tersebut karena jalan rusak. 
Ringkasan Berita:
  • Penyebab kecelakaan maut Bus ALS di Kelurahan Karang Jaya yang menewaskan 16 orang masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian
  • Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan belum ada kesimpulan resmi, termasuk terkait dugaan jalan rusak sebagai pemicu kecelakaan
  • Pemerintah daerah meminta masyarakat menunggu hasil investigasi resmi, sementara penanganan korban dan proses identifikasi masih berlangsung di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang

SRIPOKU.COM, PALEMBANG- Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, meninjau langsung keluarga korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki milik PT Seleraya di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).

Dalam keterangannya, Herman Deru mengatakan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. 

Ia meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan resmi dari kepolisian.

“Kita belum tahu penyebabnya, jadi belum bisa menyimpulkan. Saat ini yang utama adalah keselamatan korban yang masih hidup dan penanganan para korban,” kata Deru, Kamis (7/5/2026).

Ia juga menjelaskan bahwa data penumpang bus masih belum pasti karena kemungkinan ada penumpang yang naik di tengah perjalanan sehingga manifest penumpang belum tentu lengkap.

“Belum tentu ada manifest yang lengkap karena ada kemungkinan penumpang naik di jalan, tidak semuanya dari terminal,” katanya.

Mengenai dugaan kecelakaan disebabkan jalan berlubang, Deru menegaskan hal tersebut belum dapat dipastikan.

Ia menyebut berbagai kemungkinan masih didalami, mulai dari faktor pengemudi hingga kondisi jalan.

“Kita belum bisa memastikan apakah karena pengemudi mengantuk, jalan berlubang, atau ada pelanggaran lalu lintas lainnya. Tunggu hasil penyelidikan polisi,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa lokasi kejadian merupakan jalan nasional sehingga penjelasan lebih lanjut terkait kondisi jalan menjadi kewenangan instansi terkait dan hasil investigasi kepolisian.

“Secara umum kondisi jalan di Sumatera Selatan dalam keadaan baik, dengan tingkat kemantapan jalan di atas 90 persen,” katanya

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved