Pilgub Sumsel 2024
Bantah Bakal Nyagub Sumsel, Anto Bambang Utoyo : Jangan Modal Ngutang
Tokoh otomotif Sumatera Selatan H Anto Bambang Utoyo membantah jika dirinya disebut bakal menjadi salah satu rival petahana H Herman Deru
Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Yandi Triansyah
Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tokoh otomotif Sumatera Selatan H Anto Bambang Utoyo membantah jika dirinya disebut bakal menjadi salah satu rival petahana H Herman Deru SH MM pada Pilgub Sumsel 27 November 2024 mendatang.
"Kalau kamu nanyo aku nak maju Pilgub? Umur aku lah 65, dak mungkin kan. Untuk nyalon itu harus punya tunggangan kudo, unto. Kamu nak nyuruh aku nyalon, unto dak katek, kudo dak katek. Tapi wacana sampai detik ini 40 persen InsyaAllah saya ada figur. Tunggu bulan delapan nanti," ungkap H Anto Bambang Utoyo, Kamis (6/4/2023).
Melihat jejak Anto yang kerap berpenampilan rambut cepak, bersuara garang tapi sangat humoris ini memang tidaklah mengikuti kakak-kakaknya seperti H Indra Bambang Utoyo yang berkiprah menjadi politisi di jajaran Ketua DPP Partai Golkar dan mantan Ketua DPRD Provinsi Sumsel, mantan anggota DPR RI H Wasista "Tony" Bambang Utoyo.
Berbicara soal Pilgub Sumsel, Anto yang Mantan Pengprov Ketua IMI Provinsi Sumsel berpendapat figur yang betul-betul harus membangun Sumsel, jangan hanya berpikiran duit. Sebaiknya yang mapan memang memiliki modal finansial sendiri.
"Baru jadi lah nak mikirke duit, lokak dak maju Sumsel ini. Kalau cari figur untuk Sumsel 1 carilah figur yang ingin membangun, dan jangan modal ngutang. Kalau nak jadi gubernur masih ngutang, ngebon itu kalau sudah terpilih akan memiliki beban untuk mengembalikan hutangnya sehingga buntutnya tidak bagus," kata Anto Bambang Utoyo yang bernama lengkap H Bambang Irawan.
Menurut putra bungsu komandan peperangan 5 Hari 5 Malam di Palembang, Letnan Jenderal Anumerta Bambang Utoyo dan almarhumah Hj Siti Nurani, dirinya mengakui saat ini Sumsel sudah agak ketinggalan dari sebelumnya.
"Sekarang ini perhatian kurang terhadap daerah-daerah. Jalan kota saja rusak, apalagi yang daerah. Sekarang kita berpikir mumpung masih ada waktu. Ya silahkan saja yang muda-muda maju, tapi harus punya uang sendiri," kata Anto yang menjabat Waketum II Pengprov Perbakin Sumsel.
Dijelaskan pria kelahiran Palembang, 28 Agustus 1958, tidak dipungkiri untuk nyalon gubernur butuh cost yang banyak hingga mencapai kisaran Rp 350 miliar.
"Untuk jadi gubernur paling tidak cost mencapai miliaran rupiah. Tidak mungkin ikut Pilkada tidak pakai uang. Cuma jangan ngutang. Kalau ngutang, dia akan terjebak," kata Anto yang didaulat sebagai Pembina PP IMI.
Terlepas dia harus memiliki modal uang yang mapan untuk maju pada kontestasi Pilkada, faktor lain kata Anto yang hobi berburu, figur tersebut tentunya harus disukai masyarakat yang akan mencoblosnya nanti.
"Dia jadi figur untuk Cagub mesti yang disukai rakyat. Jangan orang kampung dia sendiri pun tidak memilih dia," pungkasnya. (Abdul Hafiz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Anto-Bambang-Utoyo-Nyagub.jpg)