Pemilu 2024

KPU PALI Siapkan TPS Khusus, Songsong Pemilu 2024

Mengakomodir jumlah pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir)

Penulis: Reigan Riangga | Editor: bodok
SRIPOKU.COM/dok Sripoku.com
Suasa di salah satu TPS di wilayah Kabupaten PALI saat menggelar pemilihan. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan 

SRIPOKU.COM, PALI - Mengakomodir jumlah pemilih pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir) memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus.

"Pemilu 2024 nanti akan ada TPS Khusus di Bumi Serepat Serasan, di PT Golden Blossom Sumatra (GBS)," ungkap Ketua KPU PALI Sunario melalui Komisioner Divisi Pro Data Fikri Ardiansyah, Sabtu (1/4/2023).

Dijelaskan Fikri Ardiansyah, Pemilu 2024 wilayah Bumi Serepat Serasan memiliki total jumlah 618 TPS yang masing-masing tersebar di 5 kecamatan.

Rinciannya, Kecamatan Talang Ubi, 257 TPS, Kecamatan Abab 89 TPS, Kecamatan Penukal 97 TPS, Kecamatan Penukal Utara 75 TPS dan Kecamatan Tanah Abang 100 TPS.

Dimana, jumlah TPS ini bertambah dari jumlah TPS pada pemilu tahun 2019  sebanyak 589 TPS.

Sehingga, menurut Fikri TPS Khusus merupakan salah satu upaya untuk mengakomodir warga dalam menggunakan haknya pada pemilihan umum 2024 yang berada dalam satu kawasan.

"Karena jumlah warga pendatang yang bekerja di PT GBS yang berjumlah 265 orang mencukupi untuk dibuat TPS khusus. Maka, kita mengusulkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi dan kemudian mendapat persetujuan," ujarnya.

Namun, demikian pada saat pelaksanaan Pemilu 2024 nanti, TPS khusus di PT GBS akan difasilitasi oleh pemohon.

"Kemudian surat suara yang diterima ke pemilih belum tentu sama, berdasarkan KTP atau domisili yang bersangkutan," pungkasnya. 

Disisi lain, tahapan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) yang dilakukan oleh Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), KPU PALI segera melakukan rapat Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran.

Setelah digelar di tingkat desa, barulah nanti digelar di tingkat kecamatan hingga kemudian pada awal bulan April nanti digelar pada tingkat kabupaten.

"Dari hasil Coklit dipastikan akan bertambah jumlah pemilihnya. jumlah penduduk hingga DP4 yang diterima KPU PALI juga sudah bertambah, tentu hal itu sejalan dengan pertambahan jumlah pemilih pada Pemilu 2024 mendatang," bebernya.

Namun, Fikri belum bisa memastikan jumlah peningkatan pemilih yang terjadi di Kabupaten PALI. "Jumlahnya belum bisa dipastikan berapa, tetapi pasti bertambah dari gelaran Pilkada sebelumnya," ucapnya. (cr2)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved