Berita Selebriti

Di depan Hotman Paris, Nursyah Curhat Alasan Tak Terima Arie Kriting, Fisik Menantu Disindir: Rusak

Saat itu Hotman Paris tampak mencecar mengapa Nursyah tak kunjung memberi restu kepada menantunya.

Penulis: Shafira Rianiesti Noor | Editor: pairat
capture/Instagram
Arie Kriting (kanan) pamer rumah baru sebagai pembuktian kebahagian untuk Indah Permatasari dan menghempas omongan Nursyah (kiri). 

SRIPOKU.COM - Hingga setahun lebih menikah restu pun belum didapat oleh Arie Kriting dan Indah Permatasari.

Pasalnya meski Arie Kriting dan Indah Permatasari telah dikaruniai seorang anak, hingga kini Nursyah masih belum memberi restu.

Bahkan Nursyah justru menganggap Arie Kriting musuhnya, dan mengaku membenci suami Indah Permatasari itu.

Publik lantas dibuat bertanya-tanya apa penyebab Nursyah ngotot tak merestui Arie Kriting sebagai menantunya.

Padahal bila melihat kehidupan Indah Permatasari, dirinya bak bahagia telah menikah dengan Arie Kriting.

Usut punya usut rupanya, Nursyah sempat membongkar alasannya tak merestui Arie Kriting kepada Hotman Paris.

Saat itu Hotman Paris tampak mencecar mengapa Nursyah tak kunjung memberi restu kepada menantunya.

Hotman Paris pun sempat menduga Nursyah tak memberi restu kepada Arie Kriting lantaran fisiknya.

Namun Nursyah membantah tegas, ia justru menyebut bila Arie Kriting sudah merusak Indah Permatasari.

Nursyah
Nursyah (YouTube)

Baca juga: Sakit Hatinya Nursyah, Selama 3 Tahun Indah Permatasari tak Kirim Uang, Arie Kriting Dicap Musuh!

"Jadi faktor apa? Apakah karena keritingnya, cokelatnya? Atau apanya?," tanya Hotman Paris dilansir dari YouuTubenya.

Awalnya Nursyah tampak tak mau menjawab, meski akhirnya ia buka suara.

"Karena dia (Arie Kriting) sudah merusak mental anak saya," jawab Nursyah.

"Bagaimana ibu tahu dirusak? Orang jatuh cinta bagaimana?," tanya Hotman lagi.

Nurysah kemudian menjelaskan perbedaan ibadah yang dilakukan Indah Permatasari sebelum dan sesudah mengenal Arie Kriting.

"Gini dia kan salat dulu sekarang tidak salat lagi, dulu pegang Alquran sekarang tidak lagi. 5 waktu selalu, mengaji selalu, puasa Senin-Kamis dia selalu, tapi sekarang selama ada ini orang dia sudah merusak akhlaknya, otaknya, semua jiwa raganya," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved