Harga Karet

Update Harga Karet Hari Ini Jumat 3 Maret 2023 di Musi Rawas, Petani Mengeluh Harga Karet Turun

Berikut update harga karet di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hari ini Jumat tanggal 3 Maret 2023.

Tayang:
Penulis: Eko Mustiawan | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.Com / Eko Mustiawan
Berikut update harga karet di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hari ini Jumat tanggal 3 Maret 2023. 

SRIPOKU.COM, MUSI RAWAS -- Berikut update harga karet di Kabupaten Musi Rawas (Mura) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), hari ini Jumat tanggal 3 Maret 2023.

Harga karet hari ini di Kabupaten Musi Rawas, kembali mengalami penurunan dibandingkan minggu kemarin.

Hari ini, harga karet hanya berkisar antara Rp6.300 hingga Rp6.500 per kilogramnya.

Harga karet itu untuk harian di tingkat petani dengan kadar air masih 100 persen.

Sedangkan harga karet mingguan dan bulanan, hanya berkisar antara Rp7.000 hingga Rp7.500 per kilogramnya.

Harga itu, terbilang rendah jika dibanding dengan harga kebutuhan pokok, yang saat ini mulai merangkak naik dan kebutuhan masyarakat meningkat.

Terlebih disaat mendekati bulan Ramdhan dan hari Raya Idul Fitri. Kondisi itu, tentu membuat sejumlah dan bahkan sebagian besar petani karet di Musi Rawas mengeluh.

Sehingga tidak heran, dengan harga karet yang anjlok ini, sebagian petani karet kini lebih memilih mencari usaha lainnya, seperti buruh harian.

Ditambah, kondisi cuaca yang terus turun hujan belakangan ini terjadi di Kabupaten Musi Rawas, membuat masyarakat tak bisa menyadap karet, sehingga pendapatan maupun penghasilannya turun drastis.

Disampaikan, Anggi salah seorang petani karet di Desa Bumi Agung Kecamatan Muara Beliti mengaku, harga karet hari ini kembali turun dibanding minggu sebelumnya.

"Turun lagi sekarang, jadi Rp6.300 per kilogramnya di tingkat petani, atau karet harian," kata Anggi saat diwawancarai Sripoku.com, Jumat (3/3/2023).

Sebelumnya lanjut Anggi, harga karet masih dikisaran antara Rp7.000 hingga Rp7.400 per kilogramnya di tingkat petani.

"Turun naik harga karet ini, kadang yang sedih itu naiknya hanya Rp500 tiba-tiba turun hingga Rp1.000 per kilogramnya atau bahkan lebih," ucapnya.

Kondisi ini masih kata Anggi, membuat sejumlah dan mungkin semua petani karet di Musi Rawas ini mengeluh dan menjerit. Karena, harga kebutuhan pokok terus merangkak naik.

"Kami hanya punya penghasilan dari karet inilah, jadi kalau karet harganya turun, ya makin susah. Tidak sebanding dengan harga kebutuhan pokok," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved