Pemilik Panti Positif HIV AIDS

Mahfud MD Tegas Soal Kekerasan Anak Yatim, Pemilik Panti Fisabilillah Al-Amin Palembang Diultimatum

Melansir laman twitter pribadinya, Mahfud MD pun meminta untuk Pemerintah Daerah dan Polda Sumatera Selatan untuk menindak kasus ini.

Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Fadhila Rahma
capture/twitter
Pendapat Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Kabinet Indonesia Maju soal kasus penganiaya anak panti asuhan di Palembang. 

SRIPOKU.COM - Berikut ini pendapat Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI Kabinet Indonesia Maju soal kasus penganiaya anak panti asuhan di Palembang.

Menurut Mahfud MD, kasus penganiayaan anak panti asuhan ini harus segera ditindak lanjuti.

Karena tindak kekerasan kepada anak-anak tidak pantas dilakukan.

Melansir laman twitter pribadinya, Mahfud MD pun meminta untuk Pemerintah Daerah dan Polda Sumatera Selatan untuk menindak kasus ini.

"Yth. Pemda dan Polda Sumatera Selatan. Apakah video dibawah ini serius terjadi atau sekedar akting utk konten di medsos? Pendidikan kpd siapapun, termasuk thd anak2 yatim di Panti Asuhan tak boleh main hajar dan main pukul begitu. cc @DivHumas_Polri," tulis Mahfud MD.

Baca juga: KPAI Palembang Minta Polisi Lakukan Pemeriksaan Detil pada Penganiaya Anak Panti Asuhan Fisabilillah

Sementara itu, Polrestabes Palembang mengungkap motif penganiayaan yang dilakukan MH (51) terhadap belasan anak panti asuhan Fisabilillah Al-Amin Palembang.

Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib, mengatakan, motif MH melakukan penganiayaan karena anak-anak panti tidak disiplin, sehingga memicu kekesalan pelaku.

"MH berdalih melakukan pembinaan terhadap anak didik," kata dia.Di Sel Khusus

Pasca terungkap nya MH positif HIV AIDS, pemilik panti Fisabilillah Al-Amin Palembang ditempatkan di sel khusus.

Menurut Ngajib, MH ditahan di sel khusus di Mapolrestabes Palembang.

"Kita tahan pelaku di sel khusus," kata Ngajib.

Anak Panti Negatif

Ngajib memastikan 39 anak panti yang ada di panti asuhan Fisabilillah Al-Amin Palembang negatif HIV AIDS.

Ngajib mengaku puluhan anak-anak itu juga dilakukan pemeriksaan pasca MH positif HIV AIDS.

"Totalnya ada 39 orang anak panti asuhan tersebut dari hasil pemeriksaan negatif," katanya.

Panti Ditutup Sementara

Panti Fisabilillah Al-Amin ditutup sementara pasca kasus penganiayaan terhadap anak-anak terungkap.

Panti asuhan itu kata Ngajib masih dalam pengawasan Satres Polrestabes Palembang.

"Belum beroperasi masih kita police line," kata dia.

Sebelumnya, sempat viral di media sosial instagram aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh seorang pengurus sebuah panti asuhan di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (25/2/2023).

Dalam keterangan video yang beredar aksi kekerasan tersebut diduga terjadi di sebuah panti asuhan di kawasan Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

Baca juga: Terkuak Panti Fisabillilah Palembang Resmi Terdaftar tapi Tiap Tahun Akreditasi Menurun dari B ke C

Polrestabes Palembang mengungkap motif penganiayaan yang dilakukan MH (51) terhadap belasan anak panti asuhan Fisabilillah Al-Amin Palembang.
Polrestabes Palembang mengungkap motif penganiayaan yang dilakukan MH (51) terhadap belasan anak panti asuhan Fisabilillah Al-Amin Palembang. (SRIPOKU.COM / Andi Wijaya)

Pada rekaman yang beredar tampak seorang pria yang diperkirakan berusia 45 tahun melakukan pemukulan terhadap beberapa anak panti.

Tak hanya sekali, namun dalam postingan yang beredar pria tersebut terlihat beberapa kali memukul beberapa anak panti.

Belum diketahui penyebab pria yang diduga pengurus panti asuhan tersebut melakukan kekerasan.

Namun dalam postingan yang beredar pria tersebut memukul anak panti sambil mengoceh dan menyebut kata-kata kasar.

Pada aksi kekerasan terhadap anak lainnya, pria itu juga mengancam seorang anak bahwa dirinya tidak boleh mengadu.

"Janji ya, kamu tidak boleh nyenyes, jangan ngadu-ngadu emak," ucap pria yang belum diketahui namanya tersebut.

Tak hanya itu, pada video berikutnya pria itu kembali melakukan pemukulan terhadap penghuni panti.

Bahkan anak yang dipukul hanya diam dan pasrah, namun pria itu tak peduli dan tetap beberapa kali memukul dengan keras.

Postingan aksi kekerasan di salah satu panti asuhan di Kota Palembang tersebut di posting beberapa akun media sosial.

Dapatkan berita terkait dan informasi penting lainnya dengan mengklik Google News

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved