Berita Palembang
Kena Getahnya, Kepala Sopir Angkot Bocor Usai Lerai Keributan di Jerambah Karang
Sopir angkot jurusan Plaju Ampera yakni Okta Prianto (29), mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, guna melaporkan peristiwa penganiayaan
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sopir angkot jurusan Plaju Ampera yakni Okta Prianto (29), mendatangi pengaduan Polrestabes Palembang, guna melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya, Jumat (3/1/2023).
Kepada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu, (SPKT), Polrestabes Palembang, warga jalan Panca Usaha, Lorong Wakat 4 Kelurahan 5 Ulu , Kecamatan SU I, Palembang menuturkan, peristiwa penganiayan tersebut terjadi pada Jumat (3/1/2023), sekira pukul 11.45 di Jalan Merdeka tepanya di depan Jerambah Karang.
Kejadian itu berawal saat korban melintas di TKP (tempat kejadian perkara), lalu temannya yakni Heri (28), yang juga berprofesi sopir angkot dengan jurusan yang sama mangkal di TKP, dan menyenggol mobil pribadi terlapor (lidik-red).
Melihat kejadian itu korban yang melintas setop dengan tujuan hendak melerai temannya tersebut.
Namun, bukan perlakuan baik diberikan oleh terlapor saat korban hendak melerai, malah marah-marah kepada korban.
Hingga akhirnya korban pun dianiaya, akibat penganiayan tersebut korban mengalami luka di kepala karena dipukuli terlapor.
"Niat saya baik tadi hendak melerai, karena temannya di TKP katanya menyengol mobil terlapor. Nah pada saat saat melintas di TKP. Saat turun dan hendak mendamaikan terlapor malah marah dan menganiaya saya," ungkap Okta kepada petugas.
Lanjut Okta, dirinya tidak terima sudah dianiaya, oleh itulah ia melapor ke Polisi dan berharap pelaku bisa ditangkap,
"Atas laporan saya, saya berharap ditangkap, saya tidak terima sudah dianiaya," harapnya sambil menunjukan kepalanya yang pecah akibat kejadian ini.
Sementara, petugas piket reskrim dan SPKT Polrestabes Palembang, sudah menerima laporan korban, hingga kini korban masih diambil keterangan, guna penyelidikan lebih lanjut dan menangkap pelaku,. (Diw)
Hiski Sumsel dan Unsri Gelar Bedah Buku Sastra, Dorong Literasi Kritis Mahasiswa |
![]() |
---|
Babe Herlan Aspiudin Bakal Gugat Bank Plat Merah di Sumsel, Tuding Ada Praktik Mafia Perbankan |
![]() |
---|
Prof Mahyuddin Award 2025 Kembali Digelar, Mulai dari Nakes Hingga APH Masuk Kategori |
![]() |
---|
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Pedagang Susu ke Siswa SDN 113 Palembang Berakhir Kekeluargaan |
![]() |
---|
Meski Demo Ditunda, Ratusan Personel Polisi di Palembang Tetap Berjaga di DPRD Sumsel |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.