Sering Dianggap Sepele, Belakang Leher yang Hitam Ternyata Tanda Adanya Masalah Kesehatan
Leher belakang yang hitam dapat diatasi juga dengan menurunkan berat badan supaya lipatan kulit tidak menumpuk kotoran.
SRIPOKU.COM -- Setiap masalah medis atau kesehatan di dalam tubuh manusia seringkali akan menunjukkan tanda-tanda atau gejala.
Namun tahukah anda bahwa ada sebuah tanda di tubuh yang kerap diabaikan padahal menjadi indikasi adanya masalah kesehatan, yaitu leher belakang yang hitam atau gelap.
Selain dapat menurunkan rasa percaya diri, leher bagian belakang yang hitam rupanya menjadi tanda adanya masalah di dalam tubuh seseorang.
===
1. Acanthosis nigricans
Dilansir dari Very Well Health, leher bagian belakang yang menjadi gelap dapat disebabkan oleh acanthosis nigricans.
Kondisi tersebut tidak hanya ditandai dengan perubahan warna kulit, tapi juga tekstur halus seperti beludru ketika disentuh.
Acanthosis nigricans biasanya terjadi di ketiak, leher, selangkangan, lutut, termasuk siku.
Acanthosis nigricans bukanlah penyakit menular yang biasanya dialami oleh orang yang mengalami kelebihan berat badan atau obesitas.
Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkan orang terkena acanthosis nigricans, yakni:
- Diabetes tipe 2
- Kanker perut
- Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti kontrasepsi hormonal
- Sindrom ovarium polikistik
- Kanker perut
- Kelenjar tiroid yang kurang aktif.
===
2. Dermatitis neglecta
Dermatitis neglecta adalah peradangan yang disebabkan oleh tubuh yang kurang dijaga kebersihannya.
Kondisi tersebut dapat berkembang ketika kulit tidak dicuci, dibilas, maupun digosok secara teratur sehingga minyak, bakteri, dan kotoran menumpuk.
Kumpulan kotoran dapat menyebabkan sisik atau tekstur halus dan bergelombang yang licin ketika disentuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/Bagian-belakang-leher-yang-hitam-merupakan-tanda-adanya-masalah-kesehatan.jpg)