Berita Religi

Hukum Orang yang Sudah Menikah tapi Masih Melakukan Zina, Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Zina termasuk dalam perbuatan buruk dan hina dan terhitung ke dalam dosa besar. oleh karena itu islam sangat melarang umat muslim untuk berzina

Penulis: Monalia Aninda Aryani | Editor: pairat
YouTube
Ustaz Abdul Somad 

SRIPOKU.COM - Berikut hukum orang yang sudah menikah tapi masih melakukan zina menurut Ustaz Abdul Somad.

Zina merupakan perbuatan yang sangat dilarang oleh agama.

Pasalnya zina bukan hanya merugikan diri sendiri, melainkan juga akan berdampak pada lingkungan sekitar.

Zina termasuk dalam perbuatan buruk dan hina dan terhitung ke dalam dosa besar.

Karena masuk dalam dosa besar, agama islam sangat melarang umat muslim untuk melakukan perbuatan zina.

Perbuatan zina ini dapat dilakukan oleh siapapun.

Bahkan bagi orang yang sudah menikah sekalipun bisa terjerumus ke dalam zina.

Penjelasan Ustaz Abdul Somad mengenai tugas serta bunyi doa malaikat yang diturunkan Allah saat sholat subuh.
Penjelasan Ustaz Abdul Somad mengenai tugas serta bunyi doa malaikat yang diturunkan Allah saat sholat subuh. (YouTube)

Baca juga: Ada Bahaya Menanti, Ustaz Abdul Somad Ingatkan Suami Istri Jangan Berhubungan Badan di Waktu Ini

Baca juga: Apa Hukum Ibadah Umroh Pakai Uang Hasil Pinjaman? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Lantas, apa hukumnya bagi orang yang sudah menikah masih saja melakukan zina?

Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad yang dilansir dari kanal YouTube Tanya Ustadz Somad.

Seputar hukum bagi orang yang berzina diawali dari pertanyaan yakni apakah orang yang berzina harus dirajam?

"Cambuk 100 kali kalo belum menikah, kalo laki-laki atau perempuan yang sudah menikah tanam setengah badan dalam tanah lempar pakai batu sampai mati," jelas Ustaz Abdul Somad.

"Tapi sekarang tak bisa kita terapkan, kalo kita gali tanah, dilempar maka kita semua ditangkap oleh kepolisian Republik Indonesia karena tidak ada dalam institusi kita," lanjut UAS.

Lantas, apakah bisa kita melaksanakannya?

"Andai 7 kata tak dibuang bisa, Pancasila dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya, jika dihilangkan maka tak bisa lagi diterapkan," terang UAs.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved