Penganiayaan Diksar UKMK Litbang

AJI Palembang Kecam Oknum Mahasiswa yang Coba Lindungi Pelaku Penganiayaan Diksar UKMK Litbang UIN

AJI Palembang kecam puluhan mahasiswa yang diduga anggota UKMK Litbang berusaha menghalang-halangi hingga melindungi 10 terduga pelaku penganiayaan

Editor: adi kurniawan
Kolase Sripoku.com
Puluhan mahasiswa yang diduga anggota unit kegiatan mahasiswa kampus atau UKMK Litbang berusaha menghalang-halangi kerja wartawan yang sedang menunggu 10 terduga pelaku penganiayaan diksar UKMK Litbang di Bumi Perkemahan (Buper) Gandus, Selasa (4/10/2022) sedang diperiksa tim investgasi UIN Raden Fatah Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Mengetahui adanya sejumlah wartawan yang sedang menunggu 10 terduga pelaku penganiayaan diksar UKMK Litbang di Bumi Perkemahan (Buper) Gandus, Selasa (4/10/2022) sedang diperiksa tim investgasi UIN Raden Fatah Palembang, puluhan mahasiswa yang diduga anggota unit kegiatan mahasiswa kampus atau UKMK Litbang berusaha menghalang-halangi.

Bukan hanya menghalangi tetapi sejumlah mahasiswa juga melakukan pemukulan hingga mengejak sejumlah wartawan yang sudah menunggu lama, untuk mengetahui perkembangan terkait pemanggilan 10 terduga pelaku pengeroyokan diksar UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang di Bumi Perkemahan (Buper) Gandus.

Oleh sebab itu, AJI Palembang meyatakan sikap terkait yang dilakukan oknum mahasiswa yang sudah menghalangi bahkan melindungi para pelaku.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palembang mengutuk dan akan melaporkan ke penegak hukum aksi sekelompok mahasiswa yang memumul, mengganggu dan menghalang-halangi kerja jurnalistik saat melakukan peliputan di UIN Raden Fatah, Selasa (4/10/2022).

Berdasarkan laporan sementara yang diterima AJI Palembang, enam orang jurnalis termasuk empat diantaranya anggota AJI Palembang melakukan kerja-kerja jurnalistik untuk meliput perkembangan peristiwa perkelahian dan pengroyokan yang melibatkan sejumlah anggota UKMK Litbang UIN Raden Fatah.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/

Baca juga: BREAKING NEWS Tim Investigasi UIN Periksa 10 Mahasiswa Terkait Penganiayaan Saat Diksar UKMK Litbang

Hari itu, 4 Oktober 2022, para terduga pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Gedung Rektorat UIN Raden Fatah Palembang.

Enam orang jurnalis menunggu para terduga pelaku di lantai satu. Saat menunggu sudah banyak mahasiswa yang diduga rekan-rekan dari para terduga pelaku.

Saat para terduga pelaku turun untuk kemudian di bawa menggunakan mobil, di situlah para mahasiswa ini mulai mengganggu dengan menutupi ruang gerak para jurnalis, memukul kamera sampai ada yang mendorong dan memukul.

Seorang jurnalis bahkan didorong dan dipukul, padahal jurnalis tersebut sudah memberitahukan dirinya adalah jurnalis yang bekerja dan aksi penghalangan bisa disanksi hukum. Namun tak digubris sampai akhirnya seorang mahasiswi memukul.

Kerja-kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-undang Nomor 40 tahun 1999. Bagi yang menghalngi kerja-kerja jurnalistik yang diatur dalam Pasal 18 ayat 1 UU Pers dikenakan pidana selama paling lama dua tahun dan denda Rp 500 juta.

Saat ini dan ke depan AJI Palembang sedang melengkapi data atas kasus ini, untuk kemudian melaporkanya ke penegak hukum.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, puluhan mahasiswa yang diduga anggota UKMK Litbang menyerbu masuk ke  dalam lobi rektorat dengan maksud melindungi 10 terduga pelaku dari sorotan kamera jurnalis dan beberapa pertanyaan yang akan dilontarkan. 

Jangan lupa subscribe, like dan share channel TikTok Sriwijayapost di bawah ini:

Logo TikTok Sripoku.com
Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved