Berita Palembang

Dodi Reza Alex Noerdin dan Eddy Umari Dapat Korting Hukuman dari PT Palembang, Ini Respon KPK

Benar jika vonis pada kedua terdakwa, Dodi Reza Alex dan Eddy Umari dikurangi oleh majelis Pengadilan Tinggi

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Abdul Hafiz
Mantan Bupati Muba, Dodi Reza Alex dan Kabid Dinas PUPR Muba, Eddy Umari dipotong oleh Pengadilan Tinggi Palembang. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Vonis dua terdakwa kasus dugaan korupsi fee proyek di Muba, Mantan Bupati Muba, Dodi Reza Alex dan Kabid Dinas PUPR Muba, Eddy Umari dipotong oleh Pengadilan Tinggi Palembang.

Terkabulnya banding Dodi Reza Alex Noerdin dan Eddy Umari dibenarkan oleh Juru Bicara Pengadilan Tipikor Palembang, H Sahlan Effendi SH MH, saat dikonfirmasi, Rabu (14/9/2022).

Dikatakan Sahlan jika vonis mantan Bupati Muba, Dodi Reza Alex, yang sebelumnya divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Palembang 6 tahun setelah banding dipotong menjadi 4 tahun penjara.

Sedangkan untuk mantan Kabid SDA Dinas PUPR Muba, Eddy Umari yang sebelumnya divonis 4 tahun 6 bulan penjara, setelah banding menjadi 4 tahun penjara.

"Benar jika vonis pada kedua terdakwa, Dodi Reza Alex dan Eddy Umari dikurangi oleh majelis Pengadilan Tinggi Palembang. Putusan bandingnya sudah keluar tanggal 12 September 2022 kemarin, namum saat ini kita belum menerima salinan putusan lengkap dari PT Palembang," ujar Sahlan.

Baca juga: HUKUMAN Dodi Reza Alex Noerdin Berkurang 2 Tahun, PT Palembang Kabulkan Banding Eks Bupati Muba

Sementara itu, saat ditanya terkait putusan banding pada terdakwa, Herman Mayori, mantan Kepala Dinas PUPR Muba, dikatakan sahlan putusannya belum keluar.

"Untuk terdakwa Herman Mayori, putusannya belum keluar," jawabnya.

Sementara itu, dikonfirmasi Jaksa KPK RI, Taufiq Ibnugroho mengatakan belum bisa banyak berkomentar.

"Sementara ini kami belum bisa berkomentar banyak, pasalnya belum mendapatkan informasi resmi atas petikan putusan banding terdakwa Dodi Reza Alex Noerdin dan Eddy Umari," jawabnya.

Untuk diketahui, mantan Bupati Muba Dodi Reza Alex bersama dua orang lainnya Herman Mayori dan Eddy Umari diduga telah melakukan tindakan pidana korupsi bersama-sama.

Yang mana ketiga terdakwa diduga turut menikmati fee dari 4 proyek di Muba tahun anggaran 2019, yang dimenangkan oleh pihak kontraktor bernama Suhandy (Terpidana dalam perkara sama).

Ketiganya didakwa dengan Pasal 12 Huruf a UU RI No. 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 KUHP Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP atau Subsider Pasal 11 UU Tindak Pidana Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved