Berita Prabumulih

Setelah Dicekoki Anggur Merah, ABG di Prabumulih Jadi Pelampiasan Hasrat 3 Remaja Selama 4 Hari

Ketiga remaja tersebut kini sudah diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Prabumulih, setelah dilaporkan pihak keluarga EA.

Editor: Ahmad Farozi
edison/ts
Tiga terduga pelaku tindak asusila terhadap korban dibawah umur diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Prabumulih. Para pelaku menjalani pemeriksaan, Rabu (7/9/2022). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Seorang ABG yang berusia dibawah umur inisial EA di Prabumulih, diduga diperlakuan tidak senonoh oleh tiga remaja, masing-masing inisial RF (16), MR (17) dan Ananda Aziz poriza (18).

Dia terpaksa melayani hasrat ketiga remaja tersebut selama empat hari, setelah dicekoki minuman keras jenis anggur merah.

Ketiga remaja tersebut kini sudah diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Prabumulih, untuk mempertangunggjawabkan perbuatannya, setelah dilaporkan pihak keluarga EA.

Kapolres Prabumulih AKBP Witdiardi melalui Kasat Reskrim AKP Alita Firman SH dan Kanit PPA Ipda Masyur membenarkan penangkapan terhadap tiga pelaku.

"Keluarga korban melapor, dan selanjutnya petugas kita mengamankan tiga pelaku, saat ini ketiganya masih kita lakukan pemeriksaan intensif," ujarnya, Rabu (7/9/2022).

Informasi dihimpun menyebutkan, aksi asusila bermula saat MR mengajak korban inisial EA melakukan hubungan intim. Diduga sebelumnya korban disuguhi minuman keras.

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Selanjutnya setelah MR, kemudian tersangka RF dan Ananda yang memaksa korban melakukan hubungan intim. Korban sendiri selama empat hari secara bergantian diduga dipaksa melayani hasrat para pelaku.

Korban yang kemudian pulang ke rumah akhirnya menceritakan apa yang dialaminya selama empat hari kepada keluarganya. Selanjutnya korban bersama keluarga melaporkan apa yang dialaminya ke Polres Prabumulih.

Kanit PPA Satreskrim Polres Prabumulih, Ipda Masyur mengatakan, tiga pelaku dapat dijerat Pasal 81 Undang Undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan Undang undang RI nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Para pelaku akan dijerat dengan pidana kurungan penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun," katanya.

Sementara ketiga pelaku membantah jika mereka memaksa melakukan tindakan asusila terhadap korban. Menurut mereka, korban sendiri yang mau.

"Kami ajak ke rumah lalu kami beri anggur merah dan terjadi itu, secara bergantian," kata para pelaku. (edison/ts)

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Logo instagram.com/sriwijayapost/
Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved